Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

BUMDes Berjo Karanganyar Kembangkan Unit Usaha Pengolahan Air Minum dari Telaga Madirda

Pihak BUMDes Berjo Karanganyar mengembangkan unit usaha pengolahan air minum kemasan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Dok. BUMDes Berjo
Direktur BUMDes Berjo mencoba air minum yang diolah dari sumber mata air di kawasan Telaga Madirda Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak BUMDes Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar mengembangkan unit usaha pengolahan air minum kemasan dengan memanfaatkan sumber mata air dari Telaga Madirda.

Direktur BUMDes Berjo, Arif Suharno menyampaikan, pengembangan pengolahan air minum tersebut dilakukan dalam rangka memberdayakan masyarakat serta menambah pemasukan dari unit usaha pengelolaan wisata Telaga Madirda. Ada 3 unit usaha yang saat ini telah dikelola BUMDes Berjo mulai dari Air Terjun Jumog, Telaga Madirda dan Bumi Perkemahan Tambak.

Kaitannya dengan unit usaha pembuatan air minum untuk saat ini ada satu mesin RO. Mesin tersebut dapat mengolah air dari sumber mata air menjadi air minum kemasan. Mesin tersebut merupakan bantuan dari beberapa universitas. Proses uji laboratorium telah dilakukan begitu juga proses perizinan untuk memasarkan produk.

"Mesin RO bisa mengolah 5.000 liter per jamnya. Ini sudah produksi tinggal launching. Rencananya bulan depan akan dilaunching," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (1/2/2023).

Dia menuturkan produk yang dihasilkan nantinya berupa kemasan galon, kemasan 600 ml dan 1 liter. Air minum kemasan tersebut diberi nama Madirda. Arif mengungkapkan, pemasaran dan pengelolaan pembuatan air minum tersebut akan dikembangkan oleh Kelompok Taruna Tani Berjo. Selain dipasarkan ke wisatawan nantinya masyarakat yang membutuhkan air minum untuk kebutuhan sehari-hari dapat mengambil langsung di kawasan Telaga Madirda secara gratis.

"Sasaran produk nanti pengunjung Telaga Madirda dan resto-resto sekitar," ucapnya.

Selain pengembangan pengolahan air minum, lanjutnya, di kawasan Telaga Madirda nantinya juga akan ditambah wisata edukasi sumber mata air guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

"Diharapkan nantinya pemasukan dari Telaga Madirda bisa setara dengan Air Terjun Jumog," terang Arif. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved