Berita Internasional

Jepang Resesi Seks! Pemerintah Sampai Bagi-Bagi Rumah Gratis Hingga Sekolah Ditutup

Jepang mengalami resesi seks tahun ini, atau rendahnya angka perkawinan dan minimnya keinginan untuk berhubungan seks.

Penulis: Alifia Yumna Amri | Editor: galih permadi
GOOGLE
Ilustrasi Kesibukan di Jepang 

Jepang Resesi Seks! Pemerintah Sampai Bagi-Bagi Rumah Gratis Hingga Sekolah Ditutup

TRIBUNJATENG.COM- Jepang mengalami resesi seks tahun ini, atau rendahnya angka perkawinan dan minimnya keinginan untuk berhubungan seks.

Jepang menjadi negara dengan angka kelahiran yang cukup rendah berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada tahun 2021, terdapat fakta bahwa wanita Jepang enggan menikah.

Sebuah riset yang dilakukan Institut Nasional Kependudukan dan Jaminan Sosial setidaknya terdapat 17,3 persen pria dan 14,6 persen wanita dengan rentang usia 18 hingga 36 tahun mengungkapkan tidak ingin menikah.

Akibatnya, tingkat kelahiran di Jepang mengalami penurunan yang sangat drastis, dan mengalami pertumbuhan penduduk yang mengancam perekonomian di waktu yang akan datang.

Alasan warga Jepang enggan menikah di kalangan wanita Jepang, menjadi lajang dan bebas berkarir adalah keinginan mereka yang ingin dikembangkan, seks merupakan aktifitas yang mengganggu bagi sejumlah wanita.

Baca juga: 3 Staf Penjara Ditahan Setelah Selingkuh Dengan Narapidana, Lakukan Hubungan di Dalam Sel

Baca juga: Ratusan Jenazah Dibedah dan Dijual Organnya, Pemilik Rumah Duka Dipenjara

Baca juga: Ayah Aniaya 2 Anak Kandung hingga Si Bungsu Usia 10 Tahun Tewas, Ini Kesaksian Tetangga

Bagi pria Jepang, alasan enggan menikah karena mereka menikmati menjadi lajang dan mengkhawatirkan kemampuan mereka dalam menafkahi keluarganya di tengah semakin meningkatnya biaya hidup.

Resesi seks yang melanda sejumlah negara khususnya Jepang, membuat Pemerintah Jepang turun tangan dengan membentuk badan khusus yang siap membantu pasangan yang akan menikah dan ingin memilliki anak.

Tak hanya itu, saat ini tercatat warga Jepang memiliki jumlah penduduk 125 juta jiwa dimana pada than 2022 mengalami penurunan angka kelahiran di bawah 800 ribu.

Terdapat banyak penelitian yang dirilis salah satunya penelitian yang mengambil 1.134 koresponden mengungkapkan 49 persen diantaranya berusia 16 hingga 49 tahun mengaku tidak pernah melakukan hubungan seks dalam kurun waktu satu bulan.

Jepang sendiri merupakan negara dengan jumlah ahli waris yang sangat rendah, terdapat jutaan rumah terbengkalai karena pemiliknya telah meninggal dunia sehingga diambil alih pemerintah setempat.

Pemerintah membagikan rumah tersebut secara gratis bagi warganya, serta membentuk badan khusus hingga melakukan kampanye untuk meminimalisir dan mengatasi resesi seks yang terjadi di negaranya.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, menunjukkan sebuah sekolah dengan Gedung yang besar beserta fasilitas gratis yang lengkap terpaksa harus ditutup selama 20 tahun terakhir.

Sekolah dari tingkat SD, SMP hingga SMA terpaksa ditutup karena tidak memiliki murid karena menunjukkan penurunan drastis anak-anak di usia muda.

Sejumlah fasilitas yang dibangun sebagai Gedung sekolah bahkan dialih fungsikan menjadi café, hotel dan tempat penginapan.

(aya/tribunjateng.com)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved