Berita Klaten
Akibat Hujan Deras, 9 Desa Dilanda Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Klaten
Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.
TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah desa.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, terdapat tujuh desa yang tersebar di empat kecamatan mengalami kebanjiran.
Sedangkan dua desa lainnya melaporkan adanya tanah longsor.
Baca juga: 40 ASN di Pemkab Jepara Ikuti Pelatihan Teknis Manajemen Bencana
Banjir yang melanda Klaten tersebar di Desa Bener dan Tegalgondo yang masuk dalam wilayah Kecamatan Wonosari.
Kemudian di Desa Bulurejo, Sawahan dan Jetis yang berada di wilayah Kecamatan Juwiring.
Sementara bencana lainnya melanda Desa Kaligawe Kecamatan Pedan dan Desa Kupang di Kecamatan Karangdowo.
Adapun dua desa yang mengalami tanah longsor yakni Desa Sorogaten kecamatan Tulung dan Desa Tegalmulyo Kecamatan Kemalang.
Sekretaris Desa Bener, Mulyani mengatakan air mulai merendam pemukiman warga di desa itu sekitar pukul 21.00 WIB.
Saat itu warga terutama balita dan lansia langsung dievakuasi ke balai desa dan rumahnya.
"Pertama balita dan lansia yang kita evakuasi, kalau laki-laki nunggu rumahnya," ucapnya ditemui TribunJogja.com di Desa Bener, Jumat (17/2/2023).
Baca juga: Bencana Longsor Tutup Akses Jalan Tembus Tawangmangu-Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Karanganyar
Ia mengatakan warga yang mengungsi dalam kondisi sehat dan logistik bantuan sudah disalurkan dari BPBD Klaten.
Perawatan kesehatan warga langsung mendapat pendampingan dari Puskesmas II Wonosari.
Sekretaris BPBD Klaten, Nur Tjahjono Suharto menyampaikan desa paling terdampak diterjang banjir adalah Desa Bener.
Sebab di desa itu, sebanyak 295 warga sempat mengungsi ke balai desa dan rumah-rumah warga yang aman dari terjangan banjir.
Ratusan warga itu berasal dari Dukuh Tegalrejo, Kruken, Tegalmulyo dan Bogor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Warga-Klaten-saat-menerjang-banjir-akibat-curah-hujan-tinggi.jpg)