Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Media Gambar Permudah Pembelajaran Persamaan Kuadrat

Dengan penggunaan media gambar ini, maka siswa  lebih mudah untuk menyerap konsep-konsep pelajaran materi persamaan garis lurus yang disampaikan guru.

Editor: galih permadi
Istimewa
Nur Eni Cahyoning, S.Pd. - SMP N 2 Petarukan Kabupaten Pemalang 

Nur Eni Cahyoning, S.Pd.
SMP N 2 Petarukan Kabupaten Pemalang

Media Gambar Permudah Pembelajaran Persamaan Kuadrat

Salah satu unsur penting dalam pendidikan adalah kegiatan belajar mengajar atau proses pembelajaran. Proses pembelajaran dikatakan sebagai suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran. Peranan guru dalam proses pembelajaran merupakan salah satu komponen yang sangat penting. Proses pembelajaran tidak hanya sekedar penyampai materi saja, tetapi juga sebagai sentral dalam proses pembelajaran. Selain sebagai sentral pembelajaran guru juga berperan sebagai pengatur sekaligus pelaku dalam proses pembelajaran. Guru mengarahkan proses pembelajaran itu dilaksanakan. Karena pentingnya peranan guru maka diharapkan guru dapat membuat suatu proses belajar yang lebih efektif dan menarik sehingga pelajaran yang disampaikan akan membuat siswa merasa senang dan merasa perlu untuk mempelajari materi yang disampaikan oleh guru.

Dalam proses pembelajaran tidak selalu berjalan efektif sesuai yang diharapkan. Terkadang, seorang guru menerapkan pembelajaran yang lebih difokuskan pada penguasaan materi supaya cepat selesai sehingga penggunaan metode ceramah lebih banyak diterapkan dan dipandang lebih efektif untuk mencapai tujuan dari pembelajaran. Pembelajaran hanya berfokus pada buku pelajaran. Proses pembelajaran terkesan teacher centered dan peran siswa hanya sebagai pendengar setia. Kegiatan pembelajaran hanya berpusat pada guru. Akibatnya, keaktifan siswa menjadi kurang sehingga menyebabkan hasil belajarnya juga kurang maksimal atau juga terkadang bisa dikatakan masih rendah.

Hal tersebut juga dialami siswa kelas delapan SMP N 2 Petarukan Kabupaten Pemalang dalam pelajaran matematika materi persamaan garis lurus. Hasil penilaian siswa pada materi tersebut masih rendah. Siswa masih mendapat nilai di bawah Kriteria ketuntasan minimal sesuai yang ditetapkan 70. Dari hasil belajar siswa tersebut penulis melakukan refleksi pembelajaran dan menyimpulkan bahwa materi persamaan garis lurus dengan penggunaan metode ceramah belum tepat, dan perlu perbaikan dalam pembelajaran.

Guru perlu mencari solusi dari permasalahan yang muncul. Pencarian solusi diharapkan agar proses pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa dengan lebih aktif dan bersemangat mengikuti pelajaran yang juga akan berdampak pula pada meningkatnya hasil belajar. Salah satu metode yang tepat dalam materi persamaan garis lurus adalah penggunaan media gambar. Nasima (2014:15) menjelaskan bahwa media gambar merupakan lambang dari hasil peniruan-peniruan benda, pemandangan, curahan pikiran, atau ide-ide yang divisualisasikan ke dalam bentuk dua dimensi. Dengan penggunaan media gambar ini, maka siswa  lebih mudah untuk menyerap konsep-konsep pelajaran materi persamaan garis lurus yang disampaikan guru. Pemanfaatan media gambar ini juga dapat merangsang pikiran, perasaan, minat, serta perhatian siswa  sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan tidak hanya berpusat pada guru saja, tetapi keaktifan siswa juga tercipta. Langkah-langkah penerapan pembelajaran dengan media gambar adalah sebagai berikut, pertama guru menempelkan beberapa gambar bentuk sudut di papan tulis. Kedua, siswa dibagi kedalam beberapa kelompok. Ketiga, masing-masing siswa  mengamati gambar dan mendiskusikannya dengan kelompoknya. Keempat, masing-masing kelompok mengumpulkan hasil kerjanya. Kelima, siswa dengan bimbingan guru membahas hasil diskusi kelompok dan menyimpulkan materi persamaan garis lurus. Dengan penggunaan media gambar ini, siswa termotivasi untuk bekerja sama dengan anggota kelompoknya supaya menjadi kelompok yang terbaik sehingga mereka berlomba-lomba untuk menyelesaikan tugas yang diberikan guru dengan penuh semangat, siswa lebih aktif. Dengan demikian, siswa lebih antusias mengikuti proses pembelajaran. Hal ini berdampak terhadap hasil akhirnya yaitu meningkatnya hasil belajar siswa. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved