Berita Regional
Kronologi 7 Mahasiswa Berpura-pura Jadi Polisi Untuk Menculik Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak
Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak mengalami penculikan dan penganiayaan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (3/3/2023).
TRIBUNJATENG.COM, PONTIANAK - Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak mengalami penculikan dan penganiayaan di jalan Lapan, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, terjadi pada Jumat 3 Maret 2023 lalu.
Kata Dahliansyah, saat ini, kasus yang menggiring nama kampusnya itu sedang ditangani pihak kepolisian.
Dikonfirmasi, Humas Poltekkes Kemenkes Pontianak, Dahliansyah mengaku tak mengetahui secara pasti kejadian penculikan dan penganiayaan terebut.
Baca juga: Gandeng Kontraktor China, Pemkot Pontianak Bangun Jembatan Berbayar Tanpa APBD Senilai Rp 1 Triliun
"Saya tidak mengetahui secara pasti kejadiannya, karena tidak mengikuti kejadiannya dan saat kejadian saya lagi ada kegiatan, mungkin bisa langsung ke Polresta," katanya kepada TribunPontianak.co.id pada Senin 6 Maret 2023 pagi.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Tri Prasetyo mengungkap cara tujuh mahasiswa yang menganiaya hingga melakukan penculikan terhadap dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak. Ketujuh mahasiswa itu berinisial Z (22), S (24), A (21), D (22), R (23), V (20), dan G (22).
"Ditemukan bahwa aksi penculikan dan penganiayaan dilakukan oleh tujuh mahasiswa dari pada korban," kata Kompol Tri di Mapolres Pontianak, Minggu 5 Maret 2023.
Kompol Tri Prasetyo, mengatakan penculikan dan pengeroyokan terhadap dosen tersebut terjadi di belakang Kantor Lurah Siantan Hulu pada Jumat 3 Maret 2023 lalu.
"Kejadian tersebut terjadi sekitar jam 16.00 WIB di Jalan Lapan, belakang Kantor Lurah Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara," ungkapnya saat ditemui Tribun Pontianak, Minggu 5 Maret 2023.
Baca juga: Warga Wamena Papua Mengamuk gara-gara Isu Penculikan Anak di Medsos, Polisi Dituding Lindungi Pelaku
Tri menjelaskan terlapor bersama teman lainnya menggunakan mobil, lalu memberhentikan korban dan memaksanya untuk masuk ke dalam mobil.
"Terlapor mengaku polisi terhadap korban, sehingga korban mau mengikuti dan masuk dalam mobil tersebut," paparnya.
Mengetahui kejadian tersebut, istri korban langsung melaporkan aksi penculikan dan penganiayaan yang dialami oleh suaminya ke Polresta Pontianak.
Lalu pada Jumat 3 Maret 2023 sekira pukul 20.00 WIB, Satreskrim Polresta Pontianak beserta Polsek Pontianak Utara melakukan pengungkapan perkara secara bersama-sama
Sebelumnya, seorang dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak berinisial T (44) diduga menjadi korban penculikan dan pengeroyokan oleh tujuh mahasiswa. Korban pun kini mengalami luka parah akibat penganiayaan tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Dosennya Diduga Jadi Korban Pengeroyokan oleh 7 Mahasiswa, Poltekkes Pontianak Buka Suara
Presiden Prabowo: DPR Cabut Tunjangan hingga Kunjungan Luar Negeri |
![]() |
---|
Respons Ahmad Sahroni Usai Dua Rumahnya Dijarah: Saya Tidak Terima! |
![]() |
---|
10 Fakta Penjarahan 2 Rumah Ahmad Sahroni, Jam Tangan Rp 11 Miliar hingga Mobil Tesla Lexus Dirusak |
![]() |
---|
Uang Rupiah dan Dollar di Brankas Milik Ahmad Sahroni Hasil Jarahan Disawer: Ijazah pun Diambil |
![]() |
---|
TNI Diam Saja, Rumah Ahmad Sahroni Dijarah dan Dirusak Massa: Ada yang Bawa Patung Iron Man |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.