Berita Banyumas
6 Pelaku Spesialis Pencurian Helm di Banyumas Dibekuk Polisi, 1 Orang Buron
Enam pelaku sindikat spesialis pencurian helm yang terjadi di area kampus UMP, Dukuhwaluh Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas berhasil diamankan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Enam pelaku sindikat spesialis pencurian helm yang terjadi di area kampus UMP, Dukuhwaluh Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas berhasil diamankan.
Adapun enam pelaku tersebut antara lain, AS (21) warga Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden, AB (21) warga Arjawinangun Kecamatan Purwokerto Timur, AK (23) warga Arjawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur.
FA (22) warga Desa Kalikidang, Kecamatan Sokaraja, DW (26) Kecamatan Sidanegara, Kabupaten Cilacap, dan AA (28) warga Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang, Banyumas.
Baca juga: Terekam CCTV, Pencuri Gasak 5 Helm Dalam Hitungan Menit di Panti Asuhan Dharmo Yuwono Banyumas
"Kami berhasil mengamankan enam pelaku spesialis pencurian helm yang berawal dari pengaduan para korban ke Polsek Kembaran", ujar Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, kepada Tribunjateng.com, Jumat (10/3/2023).
Kronologi kejadian terjadi pada rentan waktu November 2022 sampai dengan Maret 2023 di area kampus Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Ada sebanyak 6 orang mahasiswa UMP yang melaporkan kehilangan helmnya ke Polsek Kembaran.
Berbekal olah TKP dan hasil CCTV yang ada di kampus UMP terpantau beberapa pelaku yang terlihat dalam CCTV.
Selanjutnya dilakukan penyeledikan intensif dan mengarah kepada salah satu pelaku yang bernama AS.
Setelah melakukan penyelidikan dan profiling, pada, Rabu (8/3/2023) sekira pukul 22.00 WIB, petugas berhasil mengamankan AS.
Dari hasil introgasi awal selanjutnya mengembang adanya pelaku lainya.
"Dari keterangan pelaku AS, selanjutnya kami berhasil mengamankan 5 orang pelaku lainnya sebagai pemetik dan 1 orang penadah.
Sedangkan satu orang lagi masih belum tertangkap (DPO)," katanya.
Dari keterkaitan tersebut, Kasat Reskrim menyebutkan ke enam pelaku tersebut adalah sindikat pelaku spesialis pencurian helm yang saling mengenal dengan nama genk "TEAM CUAN".

Kasat reskrim menjelaskan modus operandi para pelaku yaitu mengambil helm tanpa ijin pemilik yang dilakukan secara bersama dan bergantian pasangan.
Mereka memiliki peran masing-masing dan selanjutnya helm curian tersebut dijual kepada penadah.
"Helm hasil curian tersebut dijual kepada penadah dengan harga bervariatif antara Rp 170 ribu - Rp700 ribu," ungkapnya.
Dari hasil pengembangan, para terduga pelaku mengakui telah melakukan perbuatan pidana pencurian helm di beberapa tempat.
Tempat-tempat itu antara lain di Purwokerto selatan (STT Telkom 3 buah helm), Purwokerto timur 15 helm ( Pantai asuhan Darmo yuwono 5 buah helm), Purwokerto Utara (komplek Unsoed, wilayah grendeng 9 buah helm), Wangon 16 helm, Jatilwang 16 buah helm, Patikraja 16 buah helm, Rawalo 16 buah helm, Kabupaten Cilacap 48 buah helm, Kabupaten Kebumen 30 buah helm dan di Kabupaten Banjarnegara 32 helm.
"Jadi total 201 buah helm yang berhasil mereka curi," katanya.
Baca juga: Kaget Dihentikan Polisi, Boy Ternyata Dapat Hadiah Coklat dan Helm Gratis di Hari Kasih Sayang
Para pelaku yang tertangkap berikut barang bukti saat ini sudah diamankan di Satreskrim Polresta Banyumas menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas diantaranya 5 unit sepeda motor roda dua, 6 buah helm yaitu 2 buah merk KYT dan 3 buah helm merk INK, 1 buah helm merk carglos, celana dan pakaian para pelaku.
Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (jti)
BREAKING NEWS: Ribuan Orang Geruduk Kantor Bupati Banyumas, Pendopo Dilempari dan Gerbang Ambruk |
![]() |
---|
Wayang dari Limbah Kertas Semen, Inovasi Dosen Amikom Purwokerto Gaungkan Tradisi Ramah Lingkungan |
![]() |
---|
Polresta Banyumas dan PWI Tanam Pohon di Kalipagu, Dorong Gerakan Sedekah Oksigen |
![]() |
---|
Cuaca Masih Labil, Warga Banyumas Diminta Waspada Hujan Sedang-Lebat hingga Akhir Agustus |
![]() |
---|
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Profesor, Unsoed Telah Rekomendasikan Sanksi ke Kemdiktisaintek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.