Berita Semarang

Pasar Dugderan Digelar Lagi Hingga 21 Maret, Warga Semarang Akui Rindu

Pasar Dugderan kembali digelar untuk menyambut Ramadan 1444 Hijriyah mulai tanggal 12 hingga 21 Maret 2021.

TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Masyarakat datang ke Pasar Dugderan, Semarang, Senin (13/3/2023).   

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar Dugderan kembali digelar untuk menyambut Ramadan 1444 Hijriyah.

Tradisi ini sempat ditiadakan selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19.

Warga Kota Semarang mengaku rindu adanya Pasar Dugderan.

Baca juga: Baru Sehari Jualan di Dugderan Semarang, Pengrajin Mainan Ketiban Untung

Satu diantaranya Warga Semarang Timur, Mei.

Mengetahui Pasar Dugderan digelar, Ia pun mengajak anak-anaknya berjalan-jalan ke Pasar Dugderan, Senin (13/3/2022).

"Dugderan kan khasnya Semarang. Kangen sudah lama tidak ada dugderan," ungkapnya sembari menikmati kuliner yang dibeli.

Menurutnya, hal yang paling dirindukan saat datang ke Pasar Dugderan ialah membeli mainan tradisional, misalnya kapal-kapalan dan beragam mainan gerabah.

Selain itu, naik wahana permainan juga hal yang sangat dinanti anak-anak.

Pada tahun ini, menurutnya, Pasar Dugderan cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena Kota Semarang sudah memiliki alun-alun.

"Dulu kan tidak ada alun-alun, kalau sekarang ada alun-alun jadi kelihatan lebih ramai," ujarnya. 

Tak hanya Mei, Warga Gajah Semarang, Akmal juga mengaku rindu dengan Pasar Dugderan.

Ia pun sangat senang Pasar Dugderan kembali digelar.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, tradisi ini juga membuat UMKM kembali bangkit.

"Yang paling diburu bagi saya itu mainan kapal-kapalan. Itu yang dicari tiap dugderan," ucapnya.

Masyarakat datang ke Pasar Dugderan Semarang (2)
Masyarakat datang ke Pasar Dugderan, Semarang, Senin (13/3/2023).  
Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved