Punya Racun yang Bisa Bunuh 11 Manusia, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular King Cobra
Punya Racun yang Bisa Bunuh 11 Manusia, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular King Cobra
Penulis: non | Editor: galih permadi
Punya Racun yang Bisa Bunuh 11 Manusia, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular King Cobra
TRIBUNJATENG.COM - Punya racun yang bisa bunuh 11 manusia, begini pertolongan pertama jika digigit ulara king cobra.
King cobra merupakan salah satu ular paling mematikan di dunia, karena racunnya.
Dalam satu gigitan ular king cobra bisa membunuh 11 manusia atau seluruh gajah.
Gigitan king cobra dapat seketika melumpuhkan makhluk dari segala bentuk dan ukuran.
King cobra tak perlu menahan mangsanya seperti ular kobra lainnya, dengan melilitkan tubuhnya.
Sebab, rahang dan tingkat racun ular king cobra sangat cukup untuk membuat semua mangsanya lumpuh tidak berdaya.
Kendati racun king cobra tidak terlalu terkonsentrasi dan gigitan king cobra tidak lebih kuat dari ular mamba hitam (black mamba).
Namun volume racun ular terpanjang di dunia itu yang membuatnya sangat berbahaya.
Jumlah rata-rata racun yang dibutuhkan untuk membunuh seekor tikus saja hanya di atas 1 mg.
Namun, dalam setiap gigitan ular king cobra, justru mengandung sebanyak 400-500 mg racun.
Racun king cobra, dikutip dari National Geographic, dapat mempengaruhi pusat pernapasan di otak, menyebabkan henti napas hingga gagal jantung.
Berikut Pertolongan Pertama Setelah Tergigit Ular King Cobra
Cari pertolongan medis sesegera mungkin saat tergigit ular king cobra.
1. Lepaskan semua perhiasan atau jam tangan yang bisa melukai kulit saat terjadi pembengkakan.
2. Posisikan bagian yang tergigit supaya lebih rendah dari jantung untuk mencegah penyebaran racun lewat aliran darah.
3. Tetap tenang dan memiringkan tubuh ke samping.
Sebisa mungkin jangan banyak bergerak karena bisa menyebabkan racun menyebar lebih cepat ke seluruh tubuh.
4. Tutupi gigitan dengan perban yang bersih dan kering.
Coba gunakan perban imobilisasi tekanan jika ]bisa.
Perban jenis ini harus dililitkan dengan erat di sekitar gigitan.
Kemudian, bungkus perban lain di sekitar seluruh anggota badan, sehingga tidak bisa bergerak.
5. Setelah melakukan pertolongan pertama tersebut, dokter memberikan anti bisa secepat mungkin.
Pastikan kamu mengetahui ukuran, warna, dan bentuk ular agar dapat membantu dokter menentukan antibisa yang paling sesuai.
Antibisa akan diberikan lewat suntikan maupun melalui infus sehingga dapat beraksi secepat mungkin.
Meskipun pemberian anti bisa adalah pengobatan yang paling efektif, perawatan ini tetap punya risiko efek samping.
Salah satunya adalah adalah penyakit serum sickness, yang dapat muncul empat sampai sepuluh hari setelah menerima anti bisa.
Tanda-tandanya berupa ruam, gatal, nyeri sendi, demam, pembengkakan kelenjar getah bening sampai gagal ginjal.
Segera temui dokter jika mengalami tanda-tanda tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/panji-petualang.jpg)