Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Meninggal Posisi Sujud saat Tarawih, Inilah Sosok Ir Purnomo Adjie, Masjid yang Dipimpinnya Unik

Sosok Ir Purnomo Adjie yang meninggal dunia dalam posisi sujud saat salat tarawih

Editor: muslimah
Dokumentasi Ir Purnomo Adjie
Sosok Ir Purnomo Adjie ketua masjid Jami An-Nur Mata Merah, Palembang, Sumatera Selatan meninggal dunia dalam keadaan sujud saat tarawih hari pertama, Rabu (22/3/2023). 

"Almarhum sempat memberikan sambutan dan ikut salat Isya berjamaah. Beliau juga memang ada keluhan sakit di dada, waktu salat juga keliatan dia nahan sakit, " ujar Usman saat dijumpai, Kamis (23/3/2023).

Dikenal sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul, Ir Purnomo Adjie meninggal dunia dalam posisi sujud saat imam membacakan ayat pendek di rakaat pertama salat tarawih.

Usman lantas menceritakan bagaimana detik-detik Ir Purnomo Adjie mengembuskan napas terakhir.

"Selesai Imam baca surat Al-Fatihah dan sedang membaca surat tiba-tiba almarhum jatuh perlahan dan posisinya sujud. Bukan rebahan, benar-benar sujud posisinya sampai selesai rakaat kedua tidak bangun lagi," ungkapnya.

Meskipun Ir Purnomo Adjie terjatuh dalam kondisi sujud, salat tarawih tetap berlanjut.

Setelah selesai rakaat kedua jemaah salat tarawih langsung berkumpul dan berupaya membawa Ir Purnomo Adjie menuju rumah sakit.

"Pas di rumah sakit tidak bisa tertolong lagi, " katanya.

Jenazah dimakamkan di TPU Kampung Serang, Kelurahan Karya Mulya Kecamatan Sematang Borang, pukul 10:00 WIB.

Sosok Ir Purnomo Adjie

Ketua RT 09 RW 01, Agus Sihan mengatakan sosok Ir Purnomo Adjie adalah panutan bagi warga selain dikenal sebagai orang yang baik.

"Kalau warga ada acara sekecil apapun dia pasti datang, pokoknya dia itu panutan warga, " kata Agus Sihan.

Menurut informasi yang beredar, semasa hidupnya, sosok Ir Purnomo Adjie dikenal dengan sosok yang ramah dan mudah bergaul hingga aktif dalam kegiatan masyarakat.

Tak hanya itu, Ir Purnomo Adjie ini pula turut mengikuti Forum Kader Posyandu Indonesia, bahkan dirinya mengadakan kegiatan posyandu di masjid An-Nur guna untuk anak-anak yang datang mengikuti kegiatan posyandu bisa mencintai dan rajin ke masjid.

"Kami mengiyakan posyandu di masjid dengan harapan supaya masjid tidak hanya terkesan untuk ibadah saja, tapi masjid bisa untuk kegiatan sosial masyarakat, kenapa dilakukan di masjid karena itu kan kegiatan posyandu yang diikuti oleh ibu-ibu, anak-anak dan lansia jadi kalau kegiatannnya di Masjid agar anak-anak bisa mencintai masjid," ungkap Ir Purnomo yang dikutip dari Pal TV, Kamis (23/3/2023).

Ketua FKPI Sumsel, Sukardi STHI mengatakan bahwa semasa hidup Ir Purnomo Adjie, masjid An-Nur salah satu yang melaksanakan Program Kartu Amal Kehidupan (KAK).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved