Happy Ramadhan
JEJAK ISLAM- Mengenal Ki Ageng Pandanaran, Penyebar Agama Islam dan Pendiri Kota Semarang
Ki Ageng Pandanaran, itulah sosok penyebar agama Islam dan Bupati pertama di Semarang
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: muslimah
"Setiap bulan ramadan, beliau selalu mengadakan kajian kitab-kitab kuno. Isi kitab itu intinya mengajarkan kesabaran dan tepo seliro," jelasnya.
Aris menjelaskan Ki Ageng Pandanaran tidak memiliki padepokan besar.
Ki Ageng Pandanaran hanya melaksanakan kajian di padepokan kecil yang hanya diikuti orang-orang tertentu.
"Jadi santrinya datang setiap waktu tertentu jika ada kajian. Kalau ramadan beliau mengadakan kajian rutin setiap pagi, menjelang buka puasa, dan sebelum salat tarawih berjamaah," jelas dia.
Kebiasaan Ki Ageng Pandanaran menggelar kajian masih diteruskan hingga saat ini.
Kajian dilaksanakan sebelum bulan ramadan dan setiap menjelang buka puasa.
"Banyak masyarakat yang datang ke sini. Tidak hanya itu salat tarawih di masjid dan tadarusan juga rutin digelar selama ramadan," terangnya.
"Disini juga ada kajian setelah salat subuh, menjelang buka puasa dan sebelum salat tarawih seperti yang dilakukan Ki Ageng Pandanaran," imbuhnya.
Ia menuturkan para jamaah juga setiap tahun menggelar Haul mengenang napak tilas Ki Ageng Pandanaran.
Bahkan rangkaian hari jadi Kota Semarang dimulai dari kawasan makam Ki Ageng Pandanaran.
"Hari jadi Kabupaten Semarang juga dimulai dari makam Ki Ageng Pandanaran. Bupati hingga anggota dewan juga datang kesini," tuturnya. (*)