Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Efektifitas Metode Modeling the Way Terhadap Hasil Belajar Siswa

Pendidikan menjadi salah satu sarana yang berpengaruh besar dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas.

Editor: galih permadi
IST
Nur Wakhidah, S.Pd.I.,Guru Mapel PAI SD Negeri Kalilembu, Kec. Karangdadap Pekalongan 

Oleh: Nur Wakhidah, S.Pd.I.,Guru Mapel PAI SD Negeri Kalilembu, Kec. Karangdadap Pekalongan

Pendidikan menjadi salah satu sarana yang berpengaruh besar dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas. Melalui pendidikan, dapat tercipta generasi berkarakter yang mampu mengaktualisasikan diri menjadi ujung tombak kemajuan peradaban. Di sekolah yang merupakan pendidikan formal berusaha mendidik siswa sebaik mungkin agar kelak mereka menjadi anak yang berguna, tujuan pembelajaran secara idial adalah siswa dapat menguasai baik secara pengetahuan, ketrampilan dan sikap spiritual namun berbeda jauh terutama hasil belajar siswa sekarang merosot tidak menyangkal di sekolah kami SDN Kalilembu Karangadap Pekalongan kelas dua.

Wijaya (2004) menjelaskan bahwa metode Modeling the Way merupakan suatu metode pembelajaran yang membantu siswa untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan fakta / data yang benar. Penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan. Sebagai metode penyajian, modeling the way tidak terlepas dari penjelasan secara lisan oleh guru. Peran guru yang aktif serta model pembelajaran yang tepat sangat memudahkan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam materi ini penulis menggunakan metode Modeling The Way untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Dan ternyata dalam mengikuti materi pembelajaran Ayo Berwudu siswa sangat antusias. Materi yang biasanya mereka terima dengan cara mendengarkan ceramah dari guru, kali ini mereka mendemonstrasikannya sendiri. Metode Modeling The Way sebagai metode pengajaran adalah suatu metode pengajaran yang dilaksanakan dengan cara guru memberikan skenario suatu sub bahasan untuk didemonstrasikan siswa di depan kelas, sehingga menghasilkan ketangkasan dengan keterampilan atau skill dan profesionalisme

Langkah-langkah yang dipakai adalah sebagai berikut: Pertama, setelah pembelajaran suatu topik tertentu, identifikasi berupa situasi umum dimana siswa dituntut untuk menggunakan keterampilan yang baru dibahas. Kedua, bagi kelas kedalam beberapa kelompok menurut jumlah siswa yang diperlukan untuk mendemostrasikan skenario. Ketiga, beri waktu 10-15 menit untuk menciptakan skenario.Keempat, beri waktu 5-10 menit untuk berlatih.Kelima, secara bergiliran tiap kelompok mendemonstrasikan skenario masing-masing. Modeling The Way memberi kesempatan kepada siswa untuk mempraktekkan keterampilan spesifiknya di depan kelas melalui demonstrasi. Siswa diberi waktu untuk menciptakan skenario sendiri dan menentukan bagaimana mereka mengilustrasikan keterampilan dan teknik yang baru saja dijelaskan. Strategi ini akan sangat baik jika digunakan untuk mengajarkan pelajaran yang menuntut keterampilan tertentu.

Efektivitas adalah suatu pembelajaran yang memungkinkan siswa atau peserta didik untuk belajar keterampilan spesifik, ilmu pengetahuan, dan sikap juga membuat siswa senang. Efektif berasal dari bahasa Inggris yaitu kata effective yang dapat diartikan mempunyai efek (akibat, pengaruh, kesan) atau dapat pula diartikan membawa hasil, berhasil guna. Selain itu, efektif tidak hanya diorientasikan pada hasil tetapi juga proses yang ada dalam mencapai tujuan.Pembelajaran dianggap efektif apabila skor yang dicapai siswa memenuhi batas minimal kompetensi yang telah dirumuskan. Rumusan kompetensi ini bukan saja dalam tataran teoritis, tetapi harus terimplikasi dalam kehidupannya.

Efektivitas belajar siswa dikatakan berhasil apabila suatu proses belajar mengajar tersebut dapat membangkitkan proses belajar. Penentuan atau ukuran dari pemebelajaran yang efektif terletak pada hasilnya. Sistem pembelajaran dikatakan efektif menurut Hudojo yang dikutip oleh Trianto adalah sebagai berikut: siswa terlibat aktif dalam belajarnya, siswa belajar materi (pengetahuan) secara bermakna dengan bekerja dan berpikir.

Kini siswa belajar dengan antusias dan mengikuti dengan seksama,dan hasilnya pun menjadi lebih baik dari 20 prosen anak yang tuntas kini menjadi 40 prosen anak yang tuntas dari keseluruhan jumlahnya adalah anak paska pembelajaran dengan metode Modeling The Way. metode Modeling the Way sangatlah efektif dapat membantu siswa menguasai satu pembelajaran dan penerapanya pun sangatlah mudah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved