Berita Wonosobo
Bupati Wonosobo Manfaatkan Tarling Ramadan Jadi Media Komunikasi Bersama Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Wonosobo memanfaatkan momentum bulan Ramadhan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Tarawih Keliling.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling).
Kegiatan Tarling diikuti oleh Bupati Wonosobo bersama jajaran Forkopimda dengan melaksanakan salat tarawih di sejumlah masjid di Wonosobo.
Dengan kegiatan Tarling, selain lebih dekat dengan masyarakat, juga sebagai media komunikasi berkaitan percepatan berbagai masalah yang dihadapi Kabupaten Wonosobo.
Baca juga: Jelang Lebaran 2023, Tim JKPD Wonosobo Lakukan Pengawasan Produk Pangan yang Beredar di Masyarakat
Pasalnya berbagai PR pemerintah Kabupaten Wonosobo seperti pembangunan, pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting dibutuhkan kolaborasi semua pihak termasuk masyarakat.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bersama jajaran Forkopimda pada Selasa (11/04/2023) berkesempatan melaksanakan Tarling di Masjid Al-Azhar, Dusun Gumelar, Desa Kuripan, Kecamatan Garung.
Dalam kegiatan Tarling turut berlangsung pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Setelah melaksanakan salat tarawih, Bupati Afif menyapa langsung masyarakat Desa Kuripan yang datang di Masjid Al-Azhar. Bupati Afif mengajak, momentum bulan suci Ramadan untuk senantiasa melakukan kegiatan yang bermanfaat.
Selain itu, Bupati Afif menyampaikan gambaran terkait tantangan Kabupaten Wonosobo ke depannya.
Menurutnya untuk mewujudkan Kabupaten Wonosobo yang berdaya saing, maju dan sejahtera pemerintah dan masyarakat harus bergotong-royong mewujudkannya.
Masalah serius yang dihadapi salah satunya angka kemiskinan di Kabupaten Wonosobo masih terbilang cukup tinggi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
"Tantangan Kabupaten Wonosobo, saat ini masih menjadi kabupaten yang termiskin di Jawa Tengah nomor 34. Dimana masih banyak masyarakat yang stunting," ucapnya.
Untuk percepatan penanganan stunting, Bupati Afif menargetkan pada bulan September Kabupaten Wonosobo sudah Open Defecation Free (ODF).
Masyarakat diminta untuk tidak buang air besar sembarangan dan mengharuskan memiliki jamban di setiap rumahnya.
"Agar masyarakat sehat, sanitasinya juga harus baik, saya mohon diikuti. Koordinasikan yang belum punya jamban nanti dibantu," tambahnya.
Selanjutnya berkaitan dengan maraknya peredaran petasan saat bulan Ramadan, Bupati Afif meminta jajaran keamanan untuk mengawasi penggunaan petasan yang dapat membahayakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Suasana-Tarawih-Keliling-Tarling-Bupati-Wonosobo.jpg)