Berita Wonosobo

Cegah Peredaran Rokok Ilegal di Wonosobo, Operasi Gabungan Sasar Penjual di 2 Kecamatan Ini

Operasi bersama dan pemberantasan barang ilegal dilakukan petugas gabungan di wilayah Kabupaten Wonosobo, Selasa (12/4/2023). 

Penulis: Imah Masitoh | Editor: deni setiawan
PEMKAB WONOSOBO
Operasi bersama pemberantasan barang ilegal di wilayah kabupaten Wonosobo, Selasa (12/4/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Petugas Satpol PP Kabupaten Wonosobo melakukan operasi bersama dan pemberantasan barang ilegal di wilayah Kabupaten Wonosobo, Selasa (12/4/2023). 

Kegiatan ini ditujukan untuk mengantisipasi peredaran barang ilegal yang kali ini menyasar di wilayah Kecamatan Garung dan Mojotengah.

Operasi dilakukan di warung-warung, toko kelontong, atau minimarket yang menjual rokok. 

Pasalnya  target utama adalah peredaran rokok ilegal atau rokok tanpa pita cukai, rokok menggunakan cukai salah peruntukan, dan rokok dengan pita cukai kedaluwarsa. 

Kasi Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kabupaten Wonosobo, R Istakhoiri meminta kepada seluruh anggota tim untuk selalu menjaga sopan santun saat bertugas. 

Baca juga: Penandatanganan Komitmen Bersama Penerbangan Balon Udara yang Aman di Wonosobo, Berikut Aturannya

Baca juga: Bupati Wonosobo Manfaatkan Tarling Ramadan Jadi Media Komunikasi Bersama Masyarakat

“Jangan bergerombol di depan warung terlalu banyak dan jangan membuat masyarakat takut."

"Jaga sopan santun dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Operasi ini dilakukan oleh tim gabungan dari Satpol PP, KPP Bea Cukai Magelang, Polres, Kodim, Badan Kesbangpol, dan Diskominfo. 

Tidak lain tujuannya untuk memberantas peredaran rokok ilegal di masyarakat.

Mengingat saat ini terindikasi peredarannya masih cukup marak.

Selain barang untuk disita, pihaknya juga melakukan pembinaan dan penyuluhan di tempat kepada pemilik kios untuk tidak menjual rokok ilegal. 

Pedagang diminta lebih teliti dan menolak salesman yang menjual atau menitipkan rokok tanpa pita cukai, atau rokok dengan cukai kedaluwarsa. 

“Hasil operasi ditemukan, 42 rokok tanpa pita cukai, dan 27 rokok menggunakan cukai salah peruntukan, kemudian barang disita sebagai barang bukti,” pungkas Khoiri. (*)

Baca juga: Gelar Agent Gathering, CitraLand BSB City Semarang Tawarkan Konsep Hunian Modern di Tiap Cluster

Baca juga: Rp 4 Miliar Milik Dhiyauddin Hasil Lomba Azan Disorot, Warganet: Awas, Rubicon Belum Terbagi Rata

Baca juga: Pemkab Pati Gelar Rakor Ekuinda, Persiapan Arus Mudik Jadi Prioritas

Baca juga: Tim Verifikasi Sekretariat Militer Lakukan Tinjauan di Sukoharjo, Bupati Sampaikan Regenerasi Petani

Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved