Berita Jateng
BMKG Prediksi Jateng Alami Curah Hujan Rendah Mei Ini
Hasil monitoring Hari Tanpa Hujan Dasarian III April 2023 BMKG menyebut, kriteria hujan sangat pendek dengan 1-5 hari berturut-turut tanpa hujan.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, Semarang - Memasuki bulan Mei 2023, curah hujan di sebagian wilayah Jateng berpotensi rendah.
Hasil monitoring Hari Tanpa Hujan Dasarian III April 2023 BMKG menyebut, kriteria hujan sangat pendek dengan 1-5 hari berturut-turut tanpa hujan.
"Kecuali sebagian wilayah utara Kab. Brebes dan Tegal; sebagian kecil wilayah Kab. Pemalang, Pati, Rembang, Sragen, Semarang, Purworejo dan Kebumen masuk pada kriteria pendek (6-10 hari berturut-turut tanpa hujan)," kata Kepala Data dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, lis Widya Harmoko Senin (1/5/2023).
Selain itu, sebagian wilayah timur laut Kab. Brebes; sebagian wilayah utara Kab. Tegal; sebagian wilayah barat Kab. Rembang; sebagian kecil wilayah Kab. Pati, Blora dan Kota Salatiga masuk kriteria hujan menengah
"11-20 hari berturut-turut tanpa hujan," imbuhnya.
Sementara itu, analisis curah hujan dasarian III April 2023 menyebut, kriteria hujan di Jateng bervariasi.
Mulai dari kriteria rendah hingga sangat tinggi.
"Kriteria rendah (0 – 50 mm/dasarian) terjadi di wilayah Kota Tegal dan Kota Pekalongan; sebagian besar Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Jepara, Kudus, Pati, dan Rembang,"
"Sebagian wilayah Kab. Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Blora, Semarang, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Purworejo dan Kebumen; sebagian kecil Kota Semarang, Kab. Klaten, Temanggung dan Grobogan; sebagian kecil wilayah selatan Purbalingga, Cilacap dan Magelang," terangnya.
lis menyebut, kriteria curah hujan menengah (51 – 150 mm/dasarian) terjadi di wilayah sebagian besar Kab. Cilacap, sebagian wilayah tenggara Kab. Brebes hingga sebagian wilayah selatan Kab. Tegal.
"Sebagian wilayah Kab. Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Batang, Temanggung, Semarang, Grobogan, Karanganyar, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Kota Semarang, Kendal, Demak, Sragen dan Blora; sebagian kecil wilayah Kab. Pati, Rembang, Jepara, Demak" sambungnya.
Adapun kriteria curah hujan tinggi (151 – 300 mm/dasarian), menurut BMKG terjadi di sebagian kecil wilayah Kab. Cilacap, sebagian wilayah Kab. Pekalongan Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo dan Magelang; sebagian wilayah tenggara Kab. Brebes dan Tegal.
"Sebagian wilayah barat daya Kab. Pemalang; sebagian kecil wilayah Kab. Boyolali, Grobogan, Sragen, Klaten, sebagian kecil wilayah barat laut Wonogiri; sebagian kecil wilayah timur laut Kabupaten Semarang,"
"Sebagian kecil wilayah selatan Kab. Demak; sebagian wilayah utara Kebumen; sebagian kecil wilayah utara Purworejo, sebagian kecil wilayah barat daya Batang." kata lis.
Sementara, kriteria curah hujan sangat tinggi (> 300 mm/dasarian) terjadi di sebagian kecil wilayah Kab. Tegal, Purbalingga, Purworejo; sebagian wilayah Kab. Wonosobo.
Di sisi lain, BMKG juga memprakirakan probabilistik curah hujan dasarian I Mei 2023.
Pada bulan itu, peluang curah hujan di Jateng lebih 60 persen curah hujan rendah ( <=50 mm /dasarian).
Sementara, sebagian besar wilayah Jateng masih berpotensi dilanda curah hujan menengah.
"Peluang > 60 % curah hujan menengah ( 51 - 150 mm/dasarian) dengan sebagian besar wilayah Jateng," jelas lis.
Adapun peluang curah hujan tinggi dan sangat tinggi, dikatakan lis tidak terjadi di Jateng
"Peluang > 60 % curah hujan tinggi (151 – 300 mm) tidak ada peluang curah hujan tinggi,"
"Peluang curah hujan sangat tinggi ( >=300 mm /dasarian) tidak ada peluang curah hujan sangat tinggi," sambungnya.
BMKG juga memprakiraan deterministik curah hujan dasarian I Mei 2023 s/d dasarian I Juni 2023.
Dengan rincian, dasarian I Mei 2023 sebagian besar wilayah Jateng memasuki kriteria menengah (51 - 150 mm).
Kecuali sebagian kecil wilayah Kab. Jepara masuk pada kriteria rendah (21-50 mm).
Pada dasarian II Mei 2023, sebagian besar wilayah Jateng masuk kriteria rendah (11-50 mm).
Kecuali sebagian besar wilayah Kab. Purbalingga; sebagian wilayah Kab. Kebumen dan Banjarnegara; sebagian kecil wilayah Kab. Banjarnegara masuk pada kriteria menengah (51 – 75 mm)
"Dasarian III Mei 2023 seluruh wilayah Jateng masuk kriteria rendah (0-50 mm),"
"Dasarian I Juni 2023 seluruh wilayah Jawa Tengah masuk kriteria rendah (0-50 mm)." pungkasnya.
Baca juga: Mulai Hari Ini, KPU Jepara Siap Menerima Pendaftaran Bakal Calon Anggota DPRD
Baca juga: Temuan Senpi dan 2 TNT GegerKan Warga Blebloh Blora
Baca juga: 2 Orang Tewas, Ini Kronologi Kecelakaan Maut Truk Brewog Sound System, Sopir Mabuk Hilang Kendali
Baca juga: KSPN Karanganyar Ikut Gabung Aksi di Jakarta Saat Hari Buruh, Ini Tuntutannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gerakan-tanah2.jpg)