Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Ciptakan Pembelajaran Matematika yang Menarik dengan Kartu Bilangan

Peralihan kurikulum 2013 menjadi kurikulum operasional merdeka merupakan hal yang sangat baru.

Editor: galih permadi
IST
Maelani Yunita, S.Pd.SD., Guru SDN 03 Wanarejan Kec.Taman Kab.Pemalang 

Oleh: Maelani Yunita, S.Pd.SD., Guru SDN 03 Wanarejan Kec.Taman Kab.Pemalang

Paradigma kurikulum merdeka bagi guru sekolah dasar (SD) merupakan hal yang baru. Peralihan kurikulum 2013 menjadi kurikulum operasional merdeka merupakan hal yang sangat baru. Perubahan kurikulum terjadi secara sistematis sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi. Lembaga sekolah sering mengubah beberapa kebijakan sesuai dengan peraturan yang terbaru dan disesuaikan dengan kondisi di lembaga sekolah. Beberapa perubahan dimulai dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum darurat yang diimplementasikan sesuai dengan kondisi serta mengambil beberapa kompetensi yang dirasa dapat dicapai. Pada zaman sekarang, guru dituntut untuk beradaptasi dengan teknologi guna mendukung revolusi industri 4.0 (Astutik et al., 2022).

Salah satu materi pembelajaran matematika pada kelas 1 kurikulum merdeka adalah mengurutkan bilangan. Yang mana mengurutkan bilangan merupakan suatu pola pengurutan baris bilangan dari angka yang paling kecil sampai angka yang paling besar atau dari angka terbesar ke angka terkecil. Seringkali pelajaran matematika menjadi salah satu pelajaran yang menakutkan bagi siswa. Mereka selalu merasa kesulitan dalam mempelajari, memahami dan menghapal rumus -rumus matematika yang begitu banyak. Hal yang demikian juga terjadi pada siswa kelas 1 SDN 03 Wanarejan kecamatan Taman kabupaten Pemalang. Tak sedikit dari siswa yang merasa benci dan bosan belajar matematika.

Menurut (Kurniyanthi, 2019) pembelajaran matematika harus melalui proses pemberian pengalaman belajar kepada peserta didik mengenai pengetahuan yang dipelajari, terampil dan mampu memanfaatkan bahan yang diajarkan. Sementara menurut (Wibowo, 2013), memahami konsep matematika saja tidaklah cukup. Perlu dilakukan praktik dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, dalam hal ini pembelajaran matematika bagi siswa sekolah dasar terutama dalam mengurutkan bilangan perlu dilakukan melalui praktik secara langsung. Hal ini pernah penulis terapkan sebagai salah satu teknik belajar dalam mengurutkan bilangan. Di SDN 03 Wanarejan kecamatan Taman kabupaten Pemalang tempat penulis mengajar, mengurutkan bilangan menjadi salah satu hal yang menarik bagi peserta didik jika dipraktikkan secara langsung menggunakan kartu bilangan.

Adapun langkah-langkah penggunaan kartu bilangan dalam pembelajaran matematika adalah sebagai berikut : pertama, mengkomunikasikan tujuan dan tema dalam menggunakan media kartu bilangan. Guru mengambil kartu bilangan dan menempelkan di papan tulis, memperlihatkan media kartu bilangan secara bergantian dan memberikan contoh dalam melakukan kegiatan bermain kartu bilangan. Kedua, Guru mengelompokkan anak menjadi 2-3 kelompok. Guru memanggil anak satu persatu sesuai keolompok yang telah dibagi, memanggil anak secara bergantian untuk menunjuk kartu bilangan, memanggil anak memasangkan kartu bilangan secara bergantian, memanggil anak mengurutkan bilangan secara benar. Terakhir, Guru memperhatikan hasil kegiatan anak dalam penggunaan kartu bilangan dan membimbing anak jika ada kesalahan.

Penggunaan alat praktik atau media kartu bilangan akan lebih mempermudah siswa dalam memahami proses belajar secara konkret. Penulis mengajarkan matematika pada materi mengurutkan bilangan kepada siswa agar tercipta pembelajaran matematika yang menarik dan menyenangkan. Perkembangan nilai yang didapatkan cukup siginifikan. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana siswa memproses permasalahan yang harus dipecahkan. Siswa yang belajar menggunakan kartu bilangan akan lebih cepat memahami dalam mengurutkan bilangan dibandingkan hanya diajarkan dengan metode ceramah.

Penggunaan kartu bilangan ini juga penulis katakan efektif karena melibatkan penggambaran secara langsung kepada siswa dalam memahami konsep materi, sehingga pembelajaran matematika lebih menarik bagi siswa. Penggunaan media kartu bilangan juga mampu meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas satu SDN 03 Wanarejan kecamatan Taman kabupaten Pemalang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved