Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Grobogan

Kronologi Bentrok Dua Perguruan Silat di Grobogan, Rumah Hingga Mobil Warga Rusak

Kronologi bentrokan antara dua perguruan silat di Grobogan Jawa Tengah dipaparkan Kepala Desa Tlogotirto.

Editor: rival al manaf
(TANGKAPAN LAYAR VIDEO)
Bentrok massa antara dua perguruan pencak silat yang diduga kubu PSHT dan Kera Sakti pecah di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. 

Meski kewalahan dengan banyaknya perusuh, aksi anarkis tersebut, kata Adi, akhirnya berhasil juga diredam oleh masyarakat, TNI dan kepolisian.

"Mereka pun membubarkan diri. Mayoritas remaja," kata Adi.

Adi berujar, bentrok massa dua perguruan silat itu merupakan buntut kesalahpahaman.

Sebelumnya, kata dia, pada Minggu (7/5/2023) siang, perguruan Kera Sakti menggelar acara halal bihalal diramaikan orkes dangdut di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Grobogan.

Kegiatan itu dihadiri massa perguruan silat Kera Sakti dari sejumlah daerah tetangga.

"Ada dari Blora, Tuban, Bojonegoro, Madiun dan lain-lain. Sepertinya salah paham," kata Adi.

Entah karena persoalan apa, selepas halal bihalal ratusan massa yang pulang mengendarai motor terlibat bentrok dengan massa PSHT yang sudah menantinya di sejumlah wilayah.

"Jadi bentrok tidak hanya di Desa Tlogotirto, tapi juga Desa Bago, Kecamatan Kradenan, Kecamatan Tawangharjo dan Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan," pungkas Adi.

Pasca kerusuhan dua perguruan silat, Polres Grobogan langsung berupaya mengumpulkan seluruh perguruan silat yang ada di wilayah hukumnya.

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan mengaku tak ingin lagi kecolongan dan berharap insiden serupa tidak terulang.

Ia pun meminta kepada seluruh pemimpin perguruan silat bisa memberikan pemahaman kepada pesilat agar senantiasa bersikap positif dan menghindari kriminalitas.

"Audiensi yang digelar Polsek Jajaran ini dilakukan untuk menentukan langkah pencegahan terjadinya konflik terulang," kata Dedy Dedy juga berpesan kepada masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui hal-hal yang berpotensi memicu kegaduhan dan menggangu kenyamanan.

"Pengecekan ataupun patroli berkala digencarkan untuk kenyamanan dan keamanan wilayah hukum Polres Grobogan."

"Kami juga tidak segan-segan untuk segera menindak tegas pihak- pihak yg mencoba memprovokasi kelompok tertentu berbuat onar di wilayah Grobogan," tegas Dedy.

Selain itu, Polres Grobogan telah membentuk tim patroli cyber untuk menangkal isu Hoax dan provokatif yang diunggah di media sosial.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved