Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Sebulan Direndam Rob. Warga Tambakrejo Semarang Capek Disurvei Terus

Enam RT di RW 16, Tambakrejo, Kelurahan Semarang Utara, direndam banjir rob setidaknya selama sebulan terakhir

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Warga melintasi jalan yang tergenang air rob selama sebulan terakhir di RT 1 RW 16, Tambakrejo, Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, Selasa (23/5/2023). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Enam RT di RW 16, Tambakrejo, Kelurahan Semarang Utara, direndam banjir rob setidaknya selama sebulan terakhir.

Kondisi tersebut tentu membuat warga resah lantaran aktivitas harian mereka terganggu.

Terutama para emak-emak yang harus membersihkan rumah ketika air rob bertamu ke dalam rumah.

Baca juga: Kata Pakar Telematika Soal Video Syur Diduga Mirip Rebecca Klopper, Desak Polisi Mengusutnya

Baca juga: Puteri Indonesia Intelegensia 2019 Dihujat karena Jadi Calo Tiket Coldplay, Sebut dari Orang Dalam

"Sebulan ini saja sudah lima kali bersihkan rumah akibat rob jadi bosen lihat depan rumah ada air rob," ucap warga RT 1 RW 16 Tambarejo, Siti romadon (38), Selasa (23/5/2023).

Menurutnya, rob paling parah terjadi selama sepekan terakhir.

Ketinggian rob sampai satu lutut orang dewasa.

Rob yang terjadi berdampak terhadap aktivitas harian seperti terpaksa tak keluar rumah.

"Kalau gatal-gatal tak anggap sudah biasa," bebernya.

Warga melintasi jalan yang tergenang air rob selama sebulan terakhir di RT 01 RW 16, Tambakrejo, Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, Selasa (23/5/2023).
Warga melintasi jalan yang tergenang air rob selama sebulan terakhir di RT 01 RW 16, Tambakrejo, Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, Selasa (23/5/2023). (TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO)

Warga RT 4 RW 16 Tambakrejo, Siti (35) mengaku, rumahnya berada di ujung kampung. 

Depan rumahnya tidak terlalu terdampak, hanya saja akses menuju rumahnya terendam rob yang menggenangi RT 1.

"Makanya kalau berangkat dan pulang kerja harus lepas sepatu seperti ini, tentu kondisi ini cukup menganggu," paparnya.

Ia menyebut, banjir rob paling parah terjadi sepekan lalu bersamaan dengan tanggul jebol di PLTU Kawasan Pelabuhan Semarang.

"Ketika itu banjir sampai selutut, air masuk rumah, hari biasa gini paling di bawah lutut," bebernya.

Warga RT 1 RW 16 Tambakrejo, Tanjung Mas, Nuriah (48) mengatakan, akibat banjir rob warga tidak berani parkir di depan rumah. 

Namun, parkir dipindahkan ke lorong jalan kampung yang posisinya lebih tinggi daripada jalan warga.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved