Kabupaten Pekalongan
Ini Strategi PDAM Tirta Kajen Pekalongan Hadapi Musim Kemarau
Selama musim kemarau, Perumda Tirta Kajen Pekalongan menjamin pelanggan tidak kesulitan dalam mendapatkan air bersih dari PDAM.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Memasuki musim kemarau, Perumda Air Minum Tirta Kajen atau PDAM Kabupaten Pekalongan telah melakukan beberapa antisipasi.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang menjadi pelanggan di tempat kerjanya.
"Selama musim kemarau, pelanggan tidak kesulitan dalam mendapatkan air bersih dari PDAM," ujar Direktur PDAM Tirta Kajen Pekalongan, Nur Wachid kepada Tribunjateng.com, Selasa (30/5/2023).
Nur Wachid mengatakan, antisipasi pertama yang dilakukan yakni mencari beberapa sambungan pipa milik PDAM yang dianggap rawan bocor.
Baca juga: Tips Hindari Antrean di RSUD Kajen Pekalongan, Pasien Disarankan Daftar Online Melalui Aplikasi Ini
"Masalahnya, apabila ada kebocoran yang tidak diketahui."
"Hal ini dapat menghambat suplai air PDAM ke rumah warga atau debit airnya menjadi berkurang."
"Untuk itu, kepada masyarakat diimbau ikut berpartisipasi apabila melihat ada kebocoran pada saluran sambungan pipa milik PDAM."
"Tolong segera menginformasikannya ke petugas atau kantor terdekat," katanya.
Selain itu, Perumda Tirta Kajen Pekalongan akan menurunkan petugas untuk segera menanganinya agar tidak bocor.
Antisipasi berikutnya adalah rutin mengontrol ke sumber air yang digunakan PDAM untuk pasokan air bersih ke pelanggan.
Baca juga: Pemkab Pekalongan Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar, Ini Kata Bupati Fadia Arafiq
Pengontrolan ini untuk mengetahui apakah fluktuasi debit air dari sumber masih tetap lancar, menurun, atau bahkan mengalami kenaikan.
"Kontrol ke sumber air ini sangat penting, mengingat saat musim kemarau beberapa daerah mengalami kekeringan, termasuk di sumber air."
"Makanya, perlu rutin dipantau sehingga jika terjadi penurunan bisa segera tertangani,'' ucapnya.
Nur Wachid menambahkan, saat musim kemarau PDAM Kabupaten Pekalongan juga mempersiapkan bantuan dari pemerintah berupa armada mobil tangki.
Adapun armada mobil tangki bantuan tersebut sangat berarti karena memiliki kapasitas 5.000 liter air bersih.
"Persiapan ini dilakukan sebagai satu bentuk antisipasi agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari," tambahnya. (*)
Baca juga: Geger Kepala Wanita Ditemukan di Pembuangan Sampah, Pacar Korban Ditetapkan Jadi Tersangka
Baca juga: 6 Kendaraan Dinas Hilang Tanpa Jejak Karena Bencana dan Dicuri Maling, Wali Kota Akan Verifikasi
Baca juga: Kilang Cilacap Berikan Pelatihan Integrated Farming System bagi Warga Kutawaru
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Angela Lee di Tol Salatiga Fortuner Hantam Bokong Truk Gandeng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kantor-pdam-tirta-kajen-28-11-2021.jpg)