Apa Itu SOS? Sejarah Kode Morse Minta Bantuan Darurat
Apa Itu SOS? Berikut arti, singkatan dan sejarah kode morse internasional untuk meminta bantuan.
Penulis: non | Editor: galih permadi
Namun belakangan, pesan CQD tidak lagi digunakan Inggris karena terlalu membingungkan.
Sebaliknya pesan SOS lebih populer karena mengirimkannya dalam kode morse lebih mudah, apalagi dalam kondisi darurat.
Tiga titik, tiga garis, dan tiga titik yang diusulkan pemerintah Jerman pada akhirnya menjadi kode internasional karena lebih sederhana.
Ada dua hal yang membuat pesan SOS memiliki keunikan.
Pertama, SOS adalah kata palindrom (kata atau angka yang dapat dibaca dengan sama dari belakang atau depan).
Contoh kata palindrom dalam bahasa Indonesia seperti makam, ada, bab, lafal, aba-aba, sinis, dan banyak lagi.
Kemudian, SOS juga merupakan ambigram (kata, frasa atau simbol yang jika dilihat dari sudut pandang berbeda tetap memiliki bentuk atau susunan yang sama).
Misalnya, jika kita terdampar di pulau terpencil dan meletakkan batu-batu hingga membentuk tulisan "SOS",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kode-sos.jpg)