Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Artis

Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO Keluar dari SM Entertainment, Istilah Kontrak Budak Kembali Mencuat

Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO Keluar dari SM Entertainment, Istilah Kontrak Budak Kembali Mencuat

Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
SOOMPI
Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO Keluar dari SM Entertainment, Istilah Kontrak Budak Kembali Mencuat 

Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO Keluar dari SM Entertainment, Istilah Kontrak Budak Kembali Mencuat

TRIBUNJATENG.COM - Keluarnya Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO dari SM Entertainment membuat kasus perselisihan antara EXO-CBX dengan SM Entertainment kembali mencuat.

Hal ini membuka mata publik mengenai sistem kontrak yang dibuat oleh agensi industri hiburan Korea.

Istilah "slave contract" atau kontrak budak belakangan ini sering digaungkan seiring dengan bergulirnya kasus hukum yang sedang dijalani Chen, Baekhyun, dan Xiumin EXO.

Sebenarnya bagaimana cara kerja kontrak budak dan apa saja isinya?

Istilah kontrak budak dalam industri K-Pop sebenarnya sudah lama muncul, yaitu sejak 3 anggota TVXQ (Jaejoong, Yoochun, Junsu) melayangkan tuntutan kepada agensi mereka, SM Entertainment pada tahun 2009.

Kasus tersebut seolah mengungkap sisi gelap dari industri hiburan K-Pop.

Kontrak budak biasanya dibangun dengan klausul dan pasal yang ketat.

Perusahaan atau agensi besar mencari talenta muda dari seluruh dunia untuk dilatih kemampuannya.

Perusahaan menempatkan para calon idol tersebut untuk menjalani training yang berat dan mengikat mereka dengan kontrak yang ketat.

Untuk bisa debut, para trainee harus membayar semua biaya tanpa adanya bantuan finansial dari perusahaan.

Oleh karena itu, para idol butuh waktu beberapa tahun agar bisa "balik modal" sebelum mereka bisa mendapatkan gaji pertama.

Misalnya, agensi JYP Entertainment memperkirakan biaya rata-rata untuk 3 tahun pelatihan adalah sekitar 700-900 juta won.

Sementara biaya yang dibutuhkan untuk comeback pertama sebuah grup adalah sekitar 1,5 miliar won.

Bahkan grup K-Pop terkenal seperti GOT7, EXID, atau GFRIEND membutuhkan waktu 2 tahun untuk membayar kembali biaya tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved