Berita Ungaran
Duh! 99 Sekolah Dasar di Kabupaten Semarang Kekurangan Murid, Nol Pendaftar
Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Semarang mengalami kekurangan calon murid pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Semarang mengalami kekurangan calon murid pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, terdapat 431 dari total 478 SD di wilayah Bumi Serasi yang jumlah calon muridnya di bawah 28 orang.
Dari jumlah tersebut, 99 SD masih belum mendapatkan pendaftar sama sekali atau nol pendaftar.
Baca juga: Dewan Minta PPDB 2023 Kota Semarang Lebih Tertata, Perlu Perubahan Zonasi
Melihat hal tersebut, Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatno mengatakan bahwa pihaknya masih mengupayakan sekolah-sekolah yang masih kekurangan calon murid untuk bisa mendapatkan peserta didik.
Meskipun masa PPDB sudah ditutup pada pertengahan April 2023 lalu, Katon, panggilannya, mengaku akan tetap membuka pendaftaran bagi sekolah yang jumlah pendaftarnya masih di bawah 28 orang.
Pembukaan akan dilakukan sampai masuk tahun ajaran baru pada Juli 2023.
“Yang (pendaftar) kurang dari 28 (orang) masih kami buka (pendaftaran) sampai waktu masuk sekolah,” kata Katon, panggilannya, kepada Tribunjateng.com, Rabu (7/6/2023).
Sementara itu, satu di antara sekolah yang termasuk kekurangan calon murid yaitu SDN Sugihan 03, Kecamatan Tengaran.
Sekolahan tersebut tergolong masih kekurangan peserta didik pada proses PPDB Online SD yang ditutup pada pertengahan April lalu.
Akibat hal tersebut, pihak sekolah berupaya sendiri mencari siswa baru yang mau bersekolah di sana.
Menurut penuturan Kepala Sekolah SDN Sugihan 03 Tengaran, Septina Ika Kadarsih, berbagai upaya yang dilakukan oleh para guru di sekolah yang dipimpinnya yaitu melakukan door-to-door atau mengunjungi rumah-rumah untuk menarik calon murid lebih banyak lagi.
Baca juga: Disdik Kota Semarang Buka Layanan PPDB 2023
"Terdapat enam siswa baru saat ini, padahal jika dilihat dari kapasitas kelas kami ini bisa menampung lebih dari 28 siswa,” ungkap Ika.
Meskipun demikian, dia mengaku bahwa dirinya bersyukur mendapatkan sejumlah calon murid, dibanding pada 2022 lalu yang tidak mendapatkan murid sama sekali.
Ke depannya, lanjut Ika, pihaknya akan yerjs melakukan upaya mendapatkan siswa baru dengan membagikan brosur dan membagikan paket seragam kepada warga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kepala-Disdikbudpora-Kabupaten-Semarang-Sukaton-Purtomo-P.jpg)