Kajen Setara
Pesan Bupati Pekalongan Usai Melantik 67 Kepala Sekolah dan 9 Jabatan Administrasi
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melantik 67 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, serta melantik 9 jabatan
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melantik 67 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, serta melantik 9 jabatan administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, di aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengucapkan selamat kepada semua ASN yang baru saja dilantik, sebagai kepala sekolah maupun jabatan administrasi.
"Mutasi merupakan hal yang biasa didalam organisasi," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (12/6/2023).
Menurutnya, penilaian dilakukan berdasarkan kinerja masing-masing individu serta kebutuhan yang ada.
"Kehadiran pegawai juga dapat bertukar, bukan sebagai hukuman, melainkan sebagai hal yang rutin dilakukan dalam organisasi," ujarnya.
Kemudian, pengukuhan kepala sekolah dilakukan dalam rangka menghadapi tahun ajaran baru.
Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan para siswa di Kabupaten Pekalongan, seperti tanda tangan kelulusan dan penerimaan siswa baru.
"Pengukuhan kepala sekolah merupakan persiapan kita untuk menghadapi tahun ajaran baru, dimana anak-anak di Kabupaten Pekalongan ini mungkin mereka membutuhkan tanda tangan kelulusan. Hal ini juga untuk mengantisipasi penerimaan murid baru," imbuhnya.
Pihaknya juga berpesan kepada para kepala sekolah, untuk dapat memberikan kemudahan kepada anak-anak tidak mampu untuk bisa bersekolah.
Tidak hanya itu, kepala sekolah dapat melakukan pembangunan sekolah yang tidak hanya melibatkan aspek fisik semata, tetapi juga membangun kekompakan guru-guru dalam mencintai dan mendampingi para murid dengan tulus.
"Para kepala sekolah, dianggap sebagai wakil dari pemerintah Kabupaten Pekalongan yang bertanggung jawab untuk mewujudkan visi misi bupati agar, semua anak dapat sekolah tanpa terkecuali dan yang tidak mampu bisa mendapatkan bantuan seragam sekolah,"
"Saya, berharap hubungan antara guru dan murid bukanlah menjadi batasan atau rasa ketakutan, melainkan guru dan murid dapat menjadi teman atau sahabat," tambahnya. (Dro)
Baca juga: FH UMP Gelar Konferensi Internasional, Bisa Lulus Tanpa Skripsi
Baca juga: Evaluasi Polisi Soal Skema Arus Lalu Lintas di Jembatan Kaligawe Semarang : Ada Sopir Truk Bandel
Baca juga: Relawan Sobat Tunjung Targetkan Memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden 2024
Baca juga: Ada Laporan Jalan Rusak di Desa Kalimade Kesesi Pekalongan, Ini Langkah Bupati Pekalongan Fadia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Fadia-Arafiq.jpg)