Berita Semarang
Masa Kontrak SCJ Habis, Pedagang Harap Tetap Bisa Berdagang
Masa kontrak pengelolaan Shopping Center Johar (SCJ) lantai 1 dan 2 oleh pihak ketiga sudah habis per Mei 2023.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masa kontrak pengelolaan Shopping Center Johar (SCJ) lantai 1 dan 2 oleh pihak ketiga sudah habis per Mei 2023.
Aset tersebut kini kembali menjadi kewenangan Pemerintah Kota Semarang.
Para pedagang yang semula menjadi tenant pihak ketiga saat ini masih bertahan berjualan di SCJ sembari menunggu penataan dari Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang.
Perwakilan pedagang SCJ, Ronal Revinda berharap, semua pedagang yang saat ini masih menempati SCJ tetap bisa berdagang meski pengelolaan berpindah ke tangan pemkot.
Pasalnya, para pedagang rata-rata menempati lapak di eks Matahari tersebut sudah 10 tahun. Bahkan, saat pandemi, para pedagang masih bertahan berjualan dengan berbagai macam cara.
"Saat Covid-19, kami masih bertahan dengan banyak cara. Tahu-tahu, sekarang kontrak selesai. Kami ingin tetap bisa berjualan meski di bawah naungan Dinas Perdagangan," jelasnya, Rabu (14/6/2023).
Dia menyampaikan, terakhir membayar sewa lapak kepada pihak ketiga pada Mei lalu. Harga sewa lapak berbeda-beda mulai dari Rp 2,2 juta hingga Rp 4 juta per bulan.
Sementara, saat ini seiring dengan masa kontrak selesai, pihaknya memang sudah tidak membayar sewa kepada pihak ketiga. Hanya saja, para pedagang iuran swadaya untuk kebutuhan listrik dan keamanan.
"Terakhir bayar sewa Mei. Saat ini, sewa sementara belum. Dinas belum melakukan pendataan. Tapi, listrik dan keamanan kami swadaya," ucapnya.
Dia mengaku, sudah beraudiensi dengan Dinas Perdagangan terkait keberlanjutan para pedagang menyusul masa kontrak pihak ketiga sudah habis.
Pihaknya telah menyampaikan kepada Dinas Perdagangan agar tetap bisa berdagang di SCJ.
“Kami sudah menyampaikan kepada dinas dan saat ini masih ditampung oleh dinas. Kami inginnya teman-teman ini tetap mendapat haknya disini," terangnya.
Saat ini, sebut dia, ukuran lapak ditempati para pedagang kisaran 3x2,7 meter. Ada sekitar 95 lapak.
Jika dilakukan penataan ulang oleh Dinas Perdagangan, dia berharap, penataan dilakukan sebaik mungkin dengan ukuran yang layak dan layout yang tidak jauh berbeda dengan layout saat ini.
Menurutnya, layout saat ini sudah teruji. Sudah 10 tahun layout tersebut berjalan. Selama ini, sirkulasi pengunjung terbilang bagus. Dari segi ukuran juga bagus. Sehingga, hasil yang didapatkan para pedagang pun baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Suasana-di-pusat-perbelanjaan-Shopping-Center-Johar.jpg)