Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mbangun Cilacap

Antisipasi Kekeringan, BPBD Cilacap Siapkan 3.650.000 Liter Air Bersih

Dalam upaya mengantisipasi kekeringan, Pemkab Cilacap melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan di Kabupaten Cilacap.

Tayang:
Ist. BPBD Cilacap
Pendistribusian air bersih di Desa Matenggeng, Dayeuhluhur, Sabtu (10/6). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Dalam upaya mengantisipasi kekeringan, Pemkab Cilacap melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan di Kabupaten Cilacap.

Berdasarkan data BPBD Cilacap ada 105 desa yang tersebar di 20 kecamatan di Cilacap yang berpotensi kekeringan di tahun 2023 ini.

Artinya hampir separuh dari jumlah desa di Cilacap yang terancam alami kekeringan.

Plt BPBD Cilacap Erna Suharyati menyebut pihaknya saat ini sudah meminta Camat se-Kabupaten Cilacap untuk stand by mengantisipasi kekeringan.

Tak hanya itu, semua Kades juga diminta untuk memetakan lahan yang potensial untuk dibuat sumur.

"Kita sudah bersurat dengan semua Camat untuk antisipasi kekeringan. Kemudian kepada Kades kami juga mohon untuk memetakan apakah ada lahan yang bisa dibuat sumur karena ada CSR yang ingin membantu," ungkap Erna kepada Tribunbanyumas.com

Erna menyebut saat ini pihaknya telah menyiapkan 730 tangki atau sekitar 3.650.000 liter air untuk disalurkan kepada masyarakat yang kekeringan.

BPBD juga telah menyiapkan 3 armada untuk pendistribusian, dengan rincian 2 armada milik BPBD Cilacap dan 1 armada milik UPT BPBD Majenang.

"Karena jangkauannya luas, khusus untuk wilayah Cilacap bagian barat kami sengaja sediakan dari UPT BPBD Majenang agar air cepat sampai ke masyarakat," jelas Erna.

Berdasarkan data dari BPBD hingga saat ini baru ada 3 kecamatan yang mulai alami kekeringan.

Seperti kecamatan Patimuan, Kawunganten dan juga Dayeuhluhur.

Terkait hal itu, Erna meminta masyarakat untuk bijak menggunakan air dan memanfaatkan sumber-sumber mata air yang ada.

Meskipun saat ini BPBD Cilacap mengalokasikan bantuan air bersih, namun bantuan itu hanya diperuntukan bagi kebutuhan minum dan masak.

"Terkait bantuan air bersih yang didistribusikan BPBD Cilacap untuk dimanfaatkan sebaik mungkin, seefisien mungkin khususnya untuk masak.

Tapi kalau untuk mandi dan mencuci masyarakat bisa memanfaatkan sumber-sumber mata air yang ada disekitar," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved