Tribunjateng Hari ini
Baltazar Menari atas Panggilan Hati di Banyumas Ngibing 24 Jam
Hampir seribu penari dari berbagai daerah hingga mancanegara ambil bagian dalam gelaran Banyumas Ngibing 24 Jam.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Hampir seribu penari dari berbagai daerah hingga mancanegara ambil bagian dalam gelaran Banyumas Ngibing 24 Jam, Sabtu-Minggu (2-3/5/2026).
Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 90 komunitas tari dengan lebih dari 150 sajian pertunjukan yang berlangsung maraton selama sehari penuh.
Baltazar Oka (30) sedang menari di halaman belakang Taman Sari, Pendapa Kecamatan Banyumas, Sabtu (2/5/2026).
Guru seni budaya asal Tangerang, Provinsi Banten itu merupakan satu dari dua penari yang mengikuti tantangan menari selama 24 jam di Banyumas.
Satu penari lainnya, Cici dari Sumenep, Madura.
Bukan sekadar pertunjukan seni, bagi Baltazar menari selama 24 jam tanpa henti adalah perjalanan batin mengenal diri dan mensyukuri tubuh yang dimilikinya.
Dia mengaku, keikutsertaannya bukan semata-mata karena agenda seni, melainkan panggilan hati setelah sempat vakum dari kegiatan serupa.
"Ini sebenarnya panggilan hati. Saya ingin kembali mengolah tubuh, mengenal lebih jauh, dan menikmati serta mensyukuri apa yang Tuhan berikan,” kata Baltazar, Sabtu.
“Karena tubuh adalah aset utama kita," sambungnya.
Baltazar mengungkapkan, pernah mengikuti kegiatan serupa di Solo, pada 2023.
Namun setelah itu, ia sempat tidak aktif mengikuti peringatan Hari Tari karena kesibukan.
Keikutsertaannya di Banyumas menjadi pengalaman kedua menjalani tantangan menari selama 24 jam.
Dia juga menyebut kehadirannya di Banyumas sekaligus menepati janji kepada seniman tari Banyumas, Riyanto, yang sebelumnya telah mengajaknya datang.
Dalam menghadapi tantangan fisik dan mental selama 24 jam, Baltazar menekankan pentingnya persiapan yang matang, terutama terkait stamina dan kesehatan.
"Yang paling utama itu stamina dan kesehatan. Selain itu, menjaga fokus juga penting karena selama 24 jam ini mengatur mood itu luar biasa sulit. Jadi harus benar-benar fokus," jelasnya.
| Kasus Calo Pekerja Outsourcing di Kabupaten Pekalongan Seret ASN, Motor Dinas Sempat Jadi Jaminan |
|
|---|
| Geliat Peternak Hewan Kurban di Blora Jelang Momen Iduladha, Kasno Fokus Spesialis Jual Sapi Jumbo |
|
|---|
| Sukai Kegiatan Sosial, Niken Pilih Donor Darah di Momen May Day di Jepara |
|
|---|
| Telusur Wisata Sejarah Pekalongan, Pinot Ajak Menyelami Tinggalan Masa Lalu |
|
|---|
| Dua Hari Pascakcelakaan, Perjalanan Kereta Semarang-Jakarta Kembali Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-03-Mei-2026.jpg)