Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Akhirnya, Bima Si Sapi Milik Warga Karanganyar Ini Dibeli untuk Hewan Kurban Presiden Jokowi

Sapi jenis PO dengan berat 8,1 kuintal milik Kasno peternak asal Karanganyar akhirnya dibeli untuk hewan kurban Presiden Jokowi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Peternak asal Desa Doplang Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar, Kasno memberi makan sapi yang direncanakan untuk hewan kurban Presiden Jokowi. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sapi jenis PO dengan berat 8,1 kuintal milik Kasno peternak asal Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar akhirnya dibeli untuk hewan kurban Presiden Joko Widodo.

Sapi tersebut sebenarnya telah memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Sekretariat Presiden setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Akan tetapi sapi tersebut batal dibeli oleh tim untuk pengadaan hewan kurban presiden karena bobotnya kurang dari 1 ton pada pekan lalu.

Istri dari Kasno, Sunarsi (68) menyampaikan, tim utusan dari Sekretariat Kepresidenan didampingi dinas terkait telah datang ke rumah pada Jumat (23/6/2023) sore.

Kedatangan mereka untuk memastikan kembali bahwa sapi yang semula batal dibeli untuk pengadaan hewan kurban presiden akhirnya jadi dibeli.

"Saya terimakasih sekali kepada Pak Presiden, terimakasih sekali sudah peduli dengan petani, jadi dibeli untuk kurban," katanya kepada Tribunjateng.com saat ditemui dikediamannya pada Sabtu (24/6/2023) sore.

Dia menuturkan, sapi tersebut direncanakan digunakan untuk hewan kurban di Donohudan Kabupaten Boyolali.

Saat ditanya terkait harga jual sapi tersebut, Sunarsi tidak menjelaskan secara detail harga beli sapi tersebut.

"Dikirim ke Donohudan kapan kurang tahu," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sapi yang diberi nama Bima tersebut direncanakan untuk hewan kurban di Masjid Al-Wustho Mangkunegaran Kota Solo. Sapi tersebut semula ditawar oleh tim seharga Rp 72,5 juta.

Adapun sapi tersebut telah dipelihara Kasno selama 5 tahun. Semula dia membeli sapi tersebut seharga Rp 20 juta.

Sapi tersebut diberi nama Bima karena rumahnya berdekatan dengan Sanggar Bima milik almarhum Ki Manteb Soedarsono.

Kasno sengaja memberi nama sapi tersebut dengan nama Bima karena kecintaannya terhadap seni karawitan dan wayang kulit. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved