Berita Boyolali
Perintisan STIA Madani Boyolali Menjadi Universitas: Menjadi Pusat Pendidikan Unggulan
Kabar gembira bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya. STIA Madani (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi) yang terletak di Boyolali
TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Kabar gembira bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya. STIA Madani (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi) yang terletak di Boyolali berencana untuk menjalani perintisan menjadi universitas.
Langkah awal untuk mewujudkan perubahan ini telah terpenuhi dengan adanya beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.
Sebagai langkah pertama menurut Sunarto, SE, MM dalam perintisan STIA Madani menjadi universitas telah terpenuhi.
Persyaratan yang harus dipenuhi antara lain memiliki lahan dengan luas minimal 1 Hektar, minimal 3 jurusan IPA dan 2 jurusan IPS, gedung yang memenuhi standar, serta fakultas sains teknologi dan bisnis.
Selain itu, lembaga ini juga perlu memperoleh akreditasi melalui jalur akreditasi mandiri (LAM).
Dalam penjelasannya, Prof. Singgih Tri Sulistiyono menyampaikan bahwa penting untuk melihat minat dan animo mahasiswa dari lingkungan sekitar.
Poin penting dalam perubahan ini adalah meningkatkan branding dengan memperoleh akreditasi minimal B.
Prof. Singgih juga menekankan pentingnya pembukaan STIA Madani untuk umum, yang kemudian diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP). Untuk meningkatkan jumlah mahasiswa, rencananya akan diadakan kelas-kelas khusus.
Lalu Prof Sri Sumarni menggarisbawahi pentingnya meningkatkan prestasi mahasiswa, bahkan sampai ke tingkat lomba nasional.
Persiapan yang harus dilakukan segera mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta struktur kelembagaan.
Prof. Sri Sumarni juga menyarankan bahwa setiap program studi harus memiliki minimal 5 dosen. Untuk menarik minat calon mahasiswa, perlu dibuat desain website yang menarik, dan meningkatkan kualitas SDM dengan meningkatkan jumlah karya ilmiah yang dihasilkan.
Ari, salah satu pihak yang terlibat dalam perintisan ini, bertugas untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan skala prioritas.
Meskipun latar belakang pendidikannya di bidang teknik sipil, Ari juga memiliki kemampuan mengajar kewirausahaan.
Selain itu, Joko mengusulkan untuk membuat jurusan yang sedang tren, seperti Digital Forensik. Ia berharap dengan adanya jurusan tersebut, STIA Madani dapat menarik minat mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang tersebut.
Dalam rangka meningkatkan kewirausahaan, Sunardi Joko Santoso mengusulkan untuk melatih mahasiswa dalam berwirausaha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/STIA-MAdani.jpg)