Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Waspada Penipuan Modus WA Undangan Pernikahan, 3 Kasus Sudah Terjadi, Tabungan Miliaran Lenyap

Silvia Yap (52), juragan aksesoris di Malang menjadi korban penipuan dengan modus undangan pernikahan

Tayang:
Editor: muslimah
(TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI)
Saat Korban Silvia Yap meninggalkan Gedung SPKT Mapolda Jatim usai melaporkan uang tabungan Rp1,4 Miliar raib setelah mengeklik undangan pernikahan berformat APK di WhatsApp 

Uang miliaran rupiah itu disimpan Silvia di dalam rekening bank pelat merah.

Melansir TribunJatim.com, kejadian bermula saat Silvia menerima pesan melalui WhatsApp dari nomor tak dikenal pada Rabu (24/5/2023) pukul 10.00 WIB.

Kemudian, korban mengeklik pesan tersebut yang ternyata muncul gambar undangan seperti brosur iklan.

Korban lantas memblokir nomor pengirim pesan tersebut.

Di hari yang sama, pada pukul 21.00 WIB, terdapat pemberitahuan melalui SMS dan email yang menjelaskan ada upaya akses ilegal yang masuk ke emailnya.

Korban kemudian memindahkan data ke ponsel lain menggunakan smartswitch dan mengganti password email.

Demikian disampaikan oleh kuasa hukum korban, Hilmy F Ali, di Mapolda Jatim, Rabu (5/6/2023).

"Akhir Mei 2023, klien kami menerima undangan pernikahan digital."

"Undangan tersebut diklik di-close, di handphone-nya ada beberapa aplikasi mobile banking. Ada beberapa bank kurang lebih 6 mobile banking," ujarnya.

"Tapi, anehnya yang kebobol hanya satu. Kemudian setelah klien kami ngecek di situ ada saldo yang semula ada dalam rekening prioritas, itu berkurang sampai dengan Rp 1,4 miliar," jelasnya lagi.

Pada Rabu (25/5/2023) sekira pukul 21.00 WIB, terdapat notifikasi dari email yang memberitahukan bahwa terdapat transfer dana dari dua nomor rekening bank pelat merah milik korban, ke tiga nomor rekening tak dikenal.

Selain itu, ada juga transaksi aneh tak dikenal via m-Banking layanan perbankan.

Lalu, beberapa transfer dana ke QRIS dan beberapa dana ke pulsa ke sebuah nomor ponsel tak dikenal.

Jika ditotal, jumlah transaksi yang dilakukan dari rekening korban mencapai angka Rp 1,4 miliar.

Terkurasnya uang korban itu, melalui belasan kali transaksi sejak pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB, yang tak diketahui oleh pihak korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved