Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Waspada Penipuan Modus WA Undangan Pernikahan, 3 Kasus Sudah Terjadi, Tabungan Miliaran Lenyap

Silvia Yap (52), juragan aksesoris di Malang menjadi korban penipuan dengan modus undangan pernikahan

Tayang:
Editor: muslimah
(TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI)
Saat Korban Silvia Yap meninggalkan Gedung SPKT Mapolda Jatim usai melaporkan uang tabungan Rp1,4 Miliar raib setelah mengeklik undangan pernikahan berformat APK di WhatsApp 

Setelah mengisi data, Amin kembali mendapatkan pesan OTP.

Karena ragu pesan itu tidak resmi, Amin menanyakannya kepada pegawai CS.

Pegawai CS pun mengatakan bahwa pesan itu resmi dari pihak bank.

Pegawai CS kemudian mengambil ponsel Amin dan mengeklik pesan permintaan OTP tersebut.

"Tapi disitu tidak ada keluar kode OTP. Saya cek email saya tapi tidak ada yang masuk. Jadi saya bilang nanti saya cek email (melalui) laptop di rumah," ungkap Amin, dilansir Kompas.com.

Namun, saat mengecek di laptop, Amin tidak bisa mengakses email miliknya.

Pada Sabtu (13/5/2023) pagi, Amin mengecek saldo di ATM hanya tersisa Rp 53,000.

Tak lama kemudian, Amin menerima notifikasi transaksi melalui SMS sebanyak 3 kali yang berisi ada penarikan uang dari rekeningnya sebanyak 3 kali.

"Saya cek ada tiga kali diambil itu uang di rekening saya. Dua kali tarik 100 juta kemudian satu kali 102.900.000," ungkapnya.

3. Kupang, Rp 14 Juta Raib

Pada Januari 2023, kasus penipuan dengan modus undangan pernikahan juga terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korbannya adalah Derasmus Kenlopa, warga Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Ia kehilangan Rp 14 juta dalam rekening tabungan salah satu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) miliknya.

Menurut Derasmus, uang itu raib setelah ia mengeklik undangan pernikahan yang diterima lewat pesan WhatsApp, selasa (10/1/2023).

"Uang saya Rp 14 juta dalam rekening, sekarang hanya tersisa Rp 25.000," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (16/1/2023).

Derasmus menjelaskan, peritiwa itu bermula saat ia menerima pesan WhatsApp yang berisi undangan pernikahan.

Saat link itu diklik, Derasmus mendapati data dirinya muncul di layar ponsel.

Beberapa saat kemudian, muncul pemberitahuan melalui aplikasi bank miliknya bahwa telah terjadi transaksi ke rekening lain.

Setelah itu, Derasmus mencoba masuk ke aplikasi tersebut.

Namun, tak bisa diakses karena kata sandi telah diganti orang tak dikenal.

"Saya langsung bergerak menuju ATM di Jalan Naimata, Kecamatan Maulafa untuk cek melaui ATM."

"Saya kaget, karena uang hanya tersisa Rp 25.000, padahal saya ada simpan Rp 14 juta," ungkapnya.

(Tribunnews)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved