Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Anas Urbaningrum Akan Nostalgia Ke Cikeas Makan Bakso Sukowati Depan Rumah SBY

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam waktu dekat akan datang ke Cikeas, Kabupaten Bogor.

Editor: m nur huda
KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN ), Anas Urbaningrum - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam waktu dekat akan datang ke Cikeas, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam waktu dekat akan datang ke Cikeas, Kabupaten Bogor.

Tapi bukan untuk bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tinggal di Cikeas, melainkan ia hanya ingin makan bakso yang ada di depan kediaman Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.

"Saya sama pak Pasek (Gede Pasek Suardika, red) merencanakan makan bakso Sukowati di Cikeas," kata Anas usai menyampaikan pidato politiknya di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7/2023).

Anas memastikan, kedatangannya ke Cikeas itu bukan untuk bertemu SBY, namun hanya ingin bernostalgia menikmati bakso disana.

"Ya yang penting makan bakso dulu nanti nostalgia nikmatnya bakso Sukowati," kata Anas.

Bakso Sukowati adalah bakso langganan SBY dan keluarganya.

Warung bakso ini berada tidak jauh dari gerbang Perumahan Puri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang merupakan kediaman SBY.

Meski belum ada rencana bertemu SBY, Anas yang baru didapuk sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN mengatakan bahwa sebagai pimpinan partai dirinya mengaku tidak menutup komunikasi dengan siapa pun, termasuk dengan internal Partai Demokrat yang notabene tempat kelahirannya sebagai politikus.

"Semua partai buat PKN tidak ada yang musuh. Karena itu kalau semua partai komunikasi itu hal yang wajar, tetapi intesitas komunikasinya seperti apa, titik temunya seperti apa, itu soal nanti," kata Anas.

Namun, ketika disinggung nama SBY, Anas seolah belum mau untuk bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut.

"Begini, jadi silaturahim itu sesuatu yang baik, tetapi silaturahim itu juga tidak harus dipaksakan, silaturahim itu hal yang baik tapi itu juga tidak bisa dipaksakan waktunya, tempatnya kan begitu ya," kata Anas.

Anas didapuk sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang dipilih secara aklamasi pada Jumat (14/7) malam.

Sebelumnya Anas sempat vakum di dunia politik karena ikut terjerat dalam kasus korupsi proyek Hambalang saat dirinya menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Anas dinyatakan bersalah dan menjalani masa hukuman selama 8 tahun penjara, setelah Mahkamah Agung (MA) memotong masa tahanannya dari 14 tahun penjara. Anas keluar dari Lapas Sukamiskin pada 11 April 2023.

Dalam pidato politiknya di Monas kemarin, Anas sempat menyetil pihak-pihak yang ditudingnya telah melakukan kezaliman hukum kepada dirinya. Anas pun meminta mereka untuk bertaubat. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved