Berita Nasional
Setelah Dilantik Jadi Menkominfo, Budi Arie Tetap Ingin Lanjutkan Proyek BTS
Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadji akhirnya resmi dilantik menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Budi dilantik menjadi Men
Jokowi sempat menjelaskan alasannya mengangkat Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo menggantikan Johnny Plate yang terseret kasus korupsi.
Termasuk alasannya tidak memilih menteri dengan latar belakang partai politik lagi atau dari Partai NasDem, mengingat Plate merupakan representasi Partai NasDem di Kabinet Indonesia Maju.
Ingin Percepatan
Menurut Jokowi, alasannya menunjuk orang non-partai politik sebagai Menkominfo karena ingin adanya percepatan.
"Semuanya dalam tujuan akhir agar segera bekerja cepat," ujar Jokowi. "Agar segera bekerja cepat. Agar ini selesai dengan kecepatan," kata Jokowi.
Jokowi menyebut Menkominfo yang baru memiliki waktu yang sangat pendek di sisa masa jabatannya sebagai presiden. Oleh karena itu ia ingin masalah prioritas di Kemenkominfo dapat diselesaikan dengan cepat.
"Kita ini hanya punya waktu yang sangat pendek. Satu setengah tahun kurang sehingga saya ingin yang pertama di kominfo penyelesaian BTS itu harus diutamakan," kata Jokowi usai pelantikan di Istana Negara.
Penyelesaian yang dimaksud selain masalah hukum yakni masalah pembangunan tower atau menara BTS. Hal itu karena menyangkut layanan komunikasi masyarakat di daerah terdepan atau terluar.
"Penyelesaian hukum silahkan berjalan, kita hormati proses hukum tetapi penyelesaian BTS-nya juga harus tetap berjalan karena nanti menyangkut pelayanan kepada masyarakat terutama di daerah-daerah terdepan dan tertinggal," kata Jokowi.
Jangan sampai kata Jokowi, pembangunan BTS menjadi terbengkalai karena adanya masalah hukum. Oleh karena itu, Menkominfo yang baru diharapkan dapat segera menyelesaikan pembangunan BTS.
"Jangan sampai kita sudah ada peristiwa hukum, BTS-nya juha terbengkalai ini yang saya nggak mau. ini tugas berada di situ," katanya.
Tetap Ketum Projo
Budi Arie Setiadi menegaskan dirinya masih menjadi Ketua Umum (Ketum) Relawan Pro Jokowi atau Projo meski dirinya sudah dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Hanya saja, kali ini Projo bakal membentuk sebuah badan baru khusus Pilpres.
"Kita membentuk badan pemenangan pilpres. Nanti Panel Barus sebagai ketua badan pemenangan pilpres Projo," kata Budi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7).
Sosok Salsa Erwina, Wanita Garang & Berani Tantang Ahmad Sahroni Anggota DPR RI untuk Lakukan Ini |
![]() |
---|
Heboh Demo DPR RI, Pasha Ungu Bongkar Isi Chat Group Para Dewan: Hati-hati Ada Demo |
![]() |
---|
"Bantu Palsu Rekening" Pengakuan Ken Sempat Bertemu Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Perdokjasi Minta Dokter Indonesia Dibekali Ilmu Asuransi Sejak di Bangku Kuliah |
![]() |
---|
Ambisi Politik Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Hampir Ikut Pilkada Pemalang dan Tebo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.