Berita Slawi
Rail Clinic Layanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat di Stasiun Prupuk Tegal
PT KAI Daop 5 Purwokerto Hadirkan “Rail Clinic” Beri Layanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat di Stasiun Prupuk Tegal
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat khususnya di lingkungan sepanjang jalur kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto kembali menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Adapun kegiatan kali ini dalam bentuk bakti sosial pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, dengan kereta kesehatan Rail Clinic untuk masyarakat. Berlokasi di Stasiun Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Rabu (26/7/2023).
Dibuatnya Rail Clinic ini juga sebagai salah satu bentuk dari pelaksanaan program TJSL KAI.
Vice President Daop 5 Purwokerto Daniel Johannes Hutabarat mengungkapkan, pada kegiatan yang diadakan di Stasiun Prupuk ini menggunakan rangkaian Rail Clinic generasi keempat.
Dengan rangkaian terdiri atas empat kereta diesel, dua kereta difungsikan sebagai Rail Clinic, sedangkan yang dua lagi difungsikan sebagai Rail Library.
Di dalam kereta Rail Clinic terdapat beberapa ruang kesehatan, diantaranya ruang pemeriksaan gigi, ruang kebidanan termasuk alat USG, ruang laboratorium sederhana, ruang pemeriksaan mata, serta apotek.
Sedangkan di Rail Library terdapat beraneka ragam buku bacaan, juga tempat yang luas dan nyaman untuk membaca buku-buku yang telah disediakan tersebut.
“Penyelenggaraan bakti sosial Rail Clinic kembali digelar Daop 5 Purwokerto setelah terakhir dilaksanakan di Stasiun Karangsari pada 10 September 2019 lalu. Namun kali ini Rail Clinic dapat hadir kembali untuk memberikan pelayanan sekaligus pengobatan gratis kepada masyarakat khususnya di sekitar Stasiun Prupuk,” jelas Daniel, pada Tribunjateng.com.
Dalam pelayanan kesehatan di Stasiun Prupuk, lanjut Daniel, Daop 5 memberikan fasilitas pelayanan kesehatan meliputi jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama.
Diantaranya pemeriksaan umum, gigi, kesehatan ibu dan anak, laboratorium, pemeriksaan kesehatan mata.
Selain itu, KAI juga memberikan alat bantu penglihatan (kacamata) secara gratis untuk 44 siswa.
Pembagian kacamata diberikan pada siswa yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksanaan di sekolah masing-masing.
Kemudian pemberian alat bantu untuk persiapan ibu melahirkan.
”Dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis dengan Rail Clinic, KAI Daop 5 menyiapkan tim kesehatan yang terdiri dari 4 dokter umum, 2 dokter gigi, 1 dokter spesialis kandungan (Obsgyn), 2 bidan, 3 refraktionis optision, 3 analis kesehatan (Laboratorium), 2 apoteker serta 10 tenaga paramedis. Ditambah lagi dengan 3 tenaga untuk Rail Library dengan dibantu 5 pecinta KA (Railfans),” papar Daniel.
Dalam kesempatan ini, juga diadakan penyuluhan sosialisasi terkait dengan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.