Penambang Emas Banyumas Terjebak
Misteri 8 Penambang Emas di Banyumas 3 Hari Terjebak, Meninggal atau Bertahan Hidup?
Keberadaan delapan penambang emas yang terjebak di tambang rakyat di Banyumas masih misteri.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Keberadaan delapan penambang emas yang terjebak di tambang rakyat di Banyumas masih misteri.
Tiga hari terjebak di kedalaman lebih dari 10 meter belum dipastikan bisa bertahan hidup atau meninggal.
Berdasarkan hasil pengamatan tim evakuasi belum ditemukan tanda-tanda kehidupan dari delapan penambang.
Sudah tiga hari delapan orang penambang emas di Grumbul Tajur, Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, terjebak dan terendam air.
Baca juga: Nekat Jual LPG Subsidi Melebihi HET, Banyak Pangkalan di Semarang Kena Sanksi Pengurangan Suplai
Baca juga: Sosok Bocah SMP Diduga Pemeran Video Syur Minyak Telon Trending di Twitter, Diduga Disebar Pacar
Terkait dengan kondisi para penambang, Basarnas belum dapat menyimpulkan secara pasti.
Kepala Kantor SAR Cilacap selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Adah Sudarsa mengatakan hanya berdoa dan berusaha yang terbaik.
"Kita tetap berusaha semaksimal mungkin, kami mohon doanya yang terbaik karena terkait kondisi pastinya belum bisa kita pastikan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (28/7/2023).
Sebelumnya sempat diberitakan Basarnas memperkirakan posisi 8 penambang yang terjebak di lubang galian berada di elevasi atau tingkatan yang berbeda-beda.
Peta jalur lubang galian seperti bentuk tangga dan bertingkat-tingkat dengan ketinggian yang juga berbeda-beda.
Lubang vertikal pertama dari permukaan tanah kebawah mempunyai kedalaman 18.1 meter dengan panjang lorong 10 meter.
Selanjutnya lubang berikutnya mempunyai kedalaman 10 meter, dengan panjang lorong 3 meter.
Lubang tingkatan berikutnya mempunyai kedalaman 15 meter dengan panjang lorong 3 meter.
Kemudian tingkatan berikutnya punya kedalaman 4 meter dengan panjang lorong 6 meter dan di posisi inilah dugaan para penambang terjebak.
"Selama dua hari ini penyedotan, semakin besar pompa semakin besar daya yang dibutuhkan.
Kita koordinasi dengan menggunakan jenset kepasitas besar agar semakin besar yang disedot," katanya, Jumat (28/7/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Upaya-evakuasi-terhadap-8-orang-penambang-emas-oleh-tim.jpg)