Berita Semarang
MPK Smansa Semarang Laksanakan Bakti Kesehatan di Kwasenrejo Pogangan Gunungpati
MPK Smansa Semarang Laksanakan Bakti Kesehatan di Kwasenrejo, Pogangan, Gunungpati, Gandeng Alumnus Smansa Angkatan 95
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Semarang atau dikenal sebagai Smansa Semarang melaksanakan bakti kesehatan di Kwasenrejo Kelurahan Pogangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Pada kegiatan Bakti Sosial bertajuk Smansa Care Bakti Kesehatan 2023 bertema Starlight yang berarti Start Now! Let's Rise Up the Goodness of Our Heart.
Disampaikan oleh Nadia Maulina Sabita selaku Wakil Ketua Panitia Smansacare Bidang Humas, kegiatan ini merupakan program kerja tahunan dari Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) Smansa.
"Untuk tahun ini kami selenggarakan pengecekan kesehatan gratis bagi lansia Kwasenrejo Kelurahan Pogangan," ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan melibatkan 100 lansia ini diadakan di Balai RW IV Kwasenrejo pada Sabtu (29/7/2023) mulai pukul 8.00-16.00.
Dilakukan pengecekan tekanan darah, pengecekan gula darah, dan pengecekan asam urat atau kolesterol.
Pada kesempatan ini, panitia juga menggandeng alumnus Smansa angkatan tahun 1995 yakni dr. Aria Nicitarahma.
Beliau merupakan dokter yang berpraktik di Apotek Al Hanif Greenwood dan Apotek Wijaya Farma Hanoman Raya Semarang.
Nadia mengungkapkan, tujuan kegiatan ini sebagai bentuk meningkatkan kemauan, kesadaran serta mutu akan pentingnya pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.
"Kami juga berupaya meningkatkan semangat generasi muda untuk terus berprestasi dan berkarya," tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kebersamaan dan rasa kekeluargaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Adapun pihak-pihak yang mendukung kegiatan ini antara lain orang tua, sekolah, hingga alumni Smansa Semarang.
Gatot, peserta pengecekan kesehatan mendapat informasi kegiatan ini dari Grup Whatsapp RT.
Sebagai lansia, ia mengakui memiliki sejumlah masalah kesehatan tapi baginya ada kendala untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Kadang badan pegal-pegal, cepat capek, katanya kolesterol, darah tinggi, takut juga kalo diabetes," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Smansa-Semarang-bAKTI-sosial.jpg)