Penambang Emas Banyumas Terjebak
FAKTA BARU : 20 Sumur Tambang Emas Ilegal Di Banyumas Ditutup
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta mengatakan telah berkoordinasi dengan Forkompinda untuk menutup sumur-sumur tersebut.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Catur waskito Edy
"Takdir keluarga seperti ini.
Tapi kalau perjuangan tetap diusahakan," katanya.
Sementara itu, Kades Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Samid mengakui sudah lima hari melakukan evakuasi tapi sulit.
"Sekarang sudah lima hari.
Saudara kami kalau tidak terangkat apa daya.
Kami sudah ikhlas dan ridho dan yang tahu adalah yang maha kuasa. Kalau bisa dievakuasi adalah keajaiban," katanya.
Kepala Kantor SAR Cilacap selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Adah Sudarsa mengatakan kedatangan keluarga di lokasi agar menerima penjelasan secara detail bagaimana kerja Basarnas.
"Kita datangkan keluarga agar tahu bagaimana kondisinya.
Operasi SAR sudah semaksimal mungkin dan koordinasi segala pihak.
Segala macam masukan kita evaluasi. Memang medannya berat," jelasnya.
Pihaknya mengatakan susahnya evakuasi bukan berarti SAR lemah, tetapi lebih kepada daya dan upaya sudah dilakukan.
"Kalau kita masuk lubang akan membahayakan penolongnya nanti.
Ada titik longsor yang juga bahaya.
Sisa dua hari, kita tetap berusaha sesuai SOP 7 hari pencarian dan evakuasi," jelasnya.
Pihaknya mengatakan kondisi terjebak dan terendam 5 hari hanya mukjizat yang dapat menyelamatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/evakuasi-delapan-orang-penambang-emas.jpg)