Kisah Nabi Musa AS Menghadapi Penyihir Suruhan Raja Firaun
Inilah cerita 25 nabi dan rasul untuk anak, kisah tongkat sakti Nabi Musa AS saat melawan penyihir Firaun.
Penulis: non | Editor: galih permadi
Bahkan, Fir’aun sangat tidak adil terhadap Bani Israil. Ia menjadikan kaum itu sebagai budak dan memperlakukan mereka dengan sewenang-wenang.
Musa yang akhirnya tahu bahwa dirinya adalah orang Bani Israil, merasa bimbang dan sedih.
Ia ingin melawan kezaliman Fir’aun terhadap Bani Israil.
Tapi, selama ini pula Fir’aun telah merawat dan membesarkan dirinya dengan baik.
“Haruskah aku membela Bani Israil dan menentang ayah angkatku sendiri?” batin Musa.
Tapi, Allah SWT telah menetapkan bahwa Musa adalah utusan-Nya yang akan menyelamatkan Bani Israil.
Allah SWT pun mengangkat Musa sebagai nabi dan rasul untuk berdakwah.
Musa ditugaskan untuk mengingatkan Fir’aun akan kezalimannya dan mengajak Fir’aun kembali ke jalan yang benar.
Namun, Musa merasa lidahnya kelu dan tidak lancar berbicara ketika berhadapan dengan ayah angkatnya itu.
Harun, saudaranya, lebih fasih berbicara. Oleh karena itu, Nabi Musa a.s. meminta kepada Allah SWT
agar Harun menjadi pendampingnya yang akan menemaninya berdakwah kepada Fir’aun.
Mereka berdua pun pergi bersama-sama menghadap Fir’aun.
“Apa?! Berani-beraninya kalian mengingatkanku! Tidak tahukah kalian bahwa aku ini Tuhan kalian?!” bentak Fir’aun yang sangat murka.
“Tidak!” jawab Musa dengan tegas. “Allah adalah Tuhan yang sebenarnya! Allah pemilik langit dan bumi.
Allah adalah Tuhanmu, Tuhanku, dan Tuhan semesta alam. Kepada-Nya kita semua harus menyembah!”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Musa-Membelah-Laut-Merah.jpg)