Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kisah Nabi Musa AS Menghadapi Penyihir Suruhan Raja Firaun

Inilah cerita 25 nabi dan rasul untuk anak, kisah tongkat sakti Nabi Musa AS saat melawan penyihir Firaun.

Penulis: non | Editor: galih permadi
pinterest
Kisah Nabi Musa AS Menghadapi Penyihir Suruhan Raja Firaun 

“Wah!” Sebagian penonton merasa takjub.

“Hih!” Yang lain merasa ngeri, ketakutan dengan apa yang mereka lihat.

Ternyata tongkat Musa berubah menjadi ular raksasa. Ular itu dengan lahap menelan semua ular-ular penyihir Fir’aun, tanpa tersisa seekor pun.

Melihat hal itu, para penyihir Fir’aun langsung bersujud di kaki Musa. Mereka mengaku kalah.

Mereka juga mengakui bahwa Musa adalah nabi dan rasul utusan Allah SWT.

Para penyihir itu pun menyatakan keimanannya kepada Allah SWT di hadapan Musa.

“Kami beriman kepada Tuhanmu, hai Musa!” ucap mereka.

Allah SWT berfirman, “Lalu para pesihir itu merunduk bersujud, seraya berkata,

`Kami telah percaya (beriman) kepada Tuhannya Harun dan Musa.”‘ (Q5- Thaahaa [20]: 70)

Berbeda dengan Raja Fir’aun, ia tak bisa menerima kekalahan itu.

Ia justru menjadi semakin murka begitu mengetahui para penyihirnya sendiri malah mengkhianatinya dan menjadi pengikut setia Musa.

“Mereka semua sungguh tak tahu diri! Tak tahu diuntung!” gerutu Fir’aun.

Raja Mesir yang zalim itu kemudian memerintahkan prajuritnya untuk menangkap para penyihir itu.

“Tangkap mereka dan bawa ke hadapanku!” seru Fir’aun.

Para penyihir Fir’aun itu pun tertangkap. Fir’aun menghukum mereka dan menyiksa mereka hingga meninggal di hadapan banyak orang.

Meskipun demikian, sebagian besar orang sadar bahwa Fir’aun memang hanyalah manusia biasa dan bukan Tuhan yang harus disembah.

Semakin banyak orang pula yang menjadi pengikut Musa,

“Musa adalah dari doa-doa kita selama ini,” bisik orang-orang Bani Israil satu sama lain.

“Dia dikirim oleh Tuhan untuk membebaskan kita dari perbudakan Fir’aun yang kejam itu!”

Orang-orang Bani Israil rnenaruh harapan yang sangat besar terhadap Musa. Mereka berharap Musa dapat mengakhiri penderitaan mereka. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved