Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Terduga Teroris Solo Raya

Sosok S Dibalik Penangkapan Terduga Teroris Solo Raya, Murid Dr Azahari Sebagai Simpatisan ISIS

S sebagai ketua kelompok jaringan teroris Solo Raya, masih termasuk dalam jaringan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Agus Muslim.

Tayang:
Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG/Muhammad Sholekan
Karo Pennmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan (tengah) bersama PPID Densus 88 Anti Teror Kombes Pol Aswin Siregar (kanan) dan Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi (kiri) saat menunjukkan foto tersangka terorisme yang berkaitan dengan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Polresta Bandung saat konferensi pers di Mapolresta Surakarta, Jumat (4/8/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dari serangkaian penangkapan terduga teroris beberapa hari terakhir ini di Solo Raya akhirnya dibuka oleh Mabes Polri.

Hingga saat ini total ada 5 orang yang ditangkap di wilayah tersebut.

Termasuk ketua kelompok di wilayah tersebut, berinisial S.

Bahkan S disebut polisi adalah sosok yang memang ahli dalam merakit bom.

Dia adalah anak didik dari dr Azahari.

Baca juga: Waspada! 2 Kotak Amal Bertuliskan Ini Disebar Teroris Buat Biayai Serangan ke Polresta Solo

Ketua kelompok teroris di Kota Surakarta dan sekitarnya berinisial S ditangkap Densus 88. 

S masih termasuk dalam jaringan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Agus Muslim. 

Di Solo Raya, S berperan menjadi ketua kelompok atau disebut amir kelompok kecil. 

PPID Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kombes Pol Aswin Siregar menjelaskan, S belajar merakit bom sudah lama.

"S ini adalah keturunan atau anak didik dari dedengkot ahli bom dan teror."

"Dia adalah dr Azahari," terangnya seperti dilansir dari TribunSolo.com, Jumat (4/8/2023). 

Dokter Azahari ini punya kader.

Kadernya inilah guru dari S.

S sudah lama berlatih membuat bahan-bahan, membuat switching, membuat paketnya, hingga seseorang pelaku bom bunuh diri siap.

"Dalam kasus bom Astana Anyar, S bahkan mengantar sendiri, mengirim sendiri, barang paket yang akan di ledakan tersebut kepada AM," kata dia. 

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved