Berita Kabupaten Tegal
LBH Jalan Menuju Matahari Hadir di Tegal, Miliki Komitmen Semua Orang Berhak Atas Keadilan
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jalan Menuju Matahari (JMM) Margono Surya and Partners resmi hadir membuka kantor pusat di Kabupaten Tegal
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jalan Menuju Matahari (JMM) Margono Surya and Partners resmi hadir membuka kantor pusat di Jalan Karanganyar nomor 22, Desa Karanganyar, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (11/8/2023).
Rangkaian acara pembukaan LBH yang memiliki kantor cabang di Semarang dan BSD City Serpong Tangerang Selatan ini dimulai sejak pukul 14.00 WIB, kemudian diakhiri dengan simbolis pembagian puluhan sembako berupa minyak goreng kepada masyarakat sekitar.
Pendiri LBH Jalan Menuju Matahari (JMM), Rikcy Kurnia Margono dan David Surya, dalam preskon dengan awak media mengungkapkan alasan kenapa memilih lokasi di Tegal sebagai kantor pusat.
Menurut Ricky karena ada kedekatan secara emosional dengan wilayah Tegal, hal itu bermula pada tahun 2014 lalu pihaknya pernah memberikan bantuan hukum kepada 11 Anak Buah Kapal (ABK) di Korea.
Sehingga setelahnya ada kesan tersendiri bagi Ricky dan tim, kemudian diperkuat lagi karena pihaknya melakukan riset kecil-kecilan sebelum akhirnya memutuskan membuka kantor pusat di Tegal.
"Kami memiliki komitmen atau moto bahwa semua orang berhak atas keadilan. Sehingga dari situlah kami ada, hadir Margono Surya and Partners lewat LBH Jalan Menuju Matahari," ungkap Rikcy Kurnia Margono, pada Tribunjateng.com.
Selain itu, dikatakan Ricky, hadirnya LBH Jalan Menuju Matahari juga menjadi kawah candradimuka (pendidikan) bagi teman-teman (tim) yang baru bergabung agar memiliki rasa empati, simpati yang tinggi dan memiliki idealisme yang benar adalah benar, dan yang salah tetap salah.
Lebih jauh, harapannya tim bisa terus meregenerasi.
Ricky bercerita, sebelum hadir di Tegal, pihaknya sudah melakukan riset kecil-kecilan dan ditemui fakta ada sekitar 150 kasus perkara setiap tahunnya yang tidak mungkin dipegang hanya satu LBH saja.
"Kami juga sempat bertemu dengan teman-teman LBH yang lain di sini, dari mereka lah didapati informasi bahwa masih terlalu banyak perkara yang belum terpegang karena jumlah LBH yang terbatas. Sehingga kami hadir di Tegal untuk melengkapi, saling mengisi, dan mereka menyambut baik kehadiran kami," ujar Ricky.
Adapun langkah selanjutnya, selain membuka di Tegal, Ricky berencana mengembangkan sayap keluar pulau tepatnya di Sulawesi dan ini juga sama perlu dilakukan riset terlebih dahulu.
Masih di lokasi yang sama, David Surya mengatakan, kedatangan dirinya dan tim di Tegal bukan semata-mata melihat ada potensi pertumbuhan ekonomi atau sebagainya.
Tapi lebih dari itu, pihaknya hadir di tempat atau lokasi yang bisa memberikan manfaat terutama bagi masyarakat yang memang memerlukan bantu hukum.
Hal itu juga sesuai slogan yang dimiliki LBH Jalan Menuju Matahari yakni "Justice Matters Most" yang maknanya menurut David adalah pemuas keadilan.
"Nama Jalan Menuju Matahari, yaitu berasal dari makna nama kami berdua yakni bahasa sanskerta Margono artinya jalan sedangkan surya artinya matahari. Sehingga ketika kita tarik lagi filosofi nya, maka memiliki makna jalan menuju kebaikan sampai akhirnya dipilih nama tersebut sebagai LBH. Harapannya mudah-mudahan apa yang dipegang kami memiliki standardisasi yang sama. Sekali masyarakat membubuhkan tanda tangannya di surat kuasa, maka kami pastikan tidak akan pernah kami permainkan," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pendiri-Lembaart-1182023.jpg)