Berita Boyolali
Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Kongres Mujahidin VI di Asrama Haji Boyolali Ditolak GP Ansor
Sejumlah masyarakat menolak kegiatan Kongres Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) yang akan digelar di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: raka f pujangga
Pencabutan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi, tertanggal 14 Agustus 2023.
Surat tersebut dibenarkan Plt Kepala AHD Boyolali, Dyah Sri Marwati.
"Betul dari Kemenag, tadi saya juga langsung koordinasi apakah benar diterbitkan surat tersebut, dijawab iya. Mungkin beliau-beliau di Kemenag ada pertimbangan khusus yang di situ tidak bisa kami jawab," jelasnya.
Lebih lanjut, Dyah menceritakan pada Selasa siang telah berkoordinasi dengan aparat terkait untuk membahas adanya surat pencabutan rekomendasi dari Kemenag perihal kongres Majelis Mujahidin di AHD Boyolali.
Baca juga: Mantan Napi Teroris Kelompok JAD Ikut Upacara Kemerdekaan di Alun-Alun Purwokerto, Sudah 2 Kali
"Memang dalam hal organisasi keagamaan ini kan di bawah bimbingan Kemenag, tentu kalau sudah tidak diizinkan berarti yang bersangkutan harus mengikuti apa yang sudah menjadi kesepakatan," kata dia.
Lebih lanjut, Dyah mempersilakan penyelenggara kongres Majelis Mujahidin untuk menyelesaikan urusan administrasi, perizinan, dan sebagainya ke pihak kepolisian.
Bila semua urusan perizinan dan lain-lain sudah lengkap sampai ke pihak kepolisian, pengelola AHD tentu tidak dapat menolak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sejumlah-orang-yang-tergabung-dalam-Aliansi-Nasionalis-Boyolali.jpg)