Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Salah Kenalan, Josi Putri Dibunuh Pria Jepang Pengangguran dan Mantan Residivis Kasus Serupa

Seorang mahasiswi asal Indonesia yang berkuliah di Jepang, Josi Putri Cahyani (23) menjadi korban pembunuhan.

Editor: raka f pujangga
Facebook/Keiichirou Kajimura
Keiichirou Kajimura berfoto dengan Josi Putri 

Setelahnya Josi mendaftar sekolah bahasa di OHM Studi Jepang yang berada di Bandung melalui jalur beasiswa.

"Waktu itu Josi lulus beasiswa, tapi hanya separuh, separuh lagi tetap ditanggung oleh keluarga," jelasnya.

Sekolah bahasa tersebut akan ditempuh Josi selama 4 tahun ke depan.

Ia berangkat ke Jepang pada bulan April 2023, ia berangkat dari Jakarta menuju Jepang.

Di sana ia tinggal di asrama sekolah di Kota Maebashi, Perfektur Gunma, Jepang.

Selama bersekolah, Josi juga bekerja sebanyak 26 jam sebulan. Supaya meningkatkan kemampuan bahasanya.

Hanya saja, jam kerja tersebut bertambah menjadi 36 jam.

Josi bersama teman satu asramanya sempat menolak tapi pihak sekolah menetapkan aturan tersebut tidak boleh dilanggar.

"Kalau dilanggar mereka diancam untuk dideportasi kembali ke Indonesia," kata ibunya.

Sejak keberangkatan ke Jepang, terhitung Josi sudah memasuki bulan keempat menuntut ilmu di sana.

Pada Kamis (17/8/2023), Josi menyebut bahwa ia akan libur sekolah dan bekerja selama satu bulan ke depan.

"Itu komunikasi terakhir kami dengan Josi sebelum akhirnya ia ditemukan meninggal," jelasnya.

Diculik dan Meninggal

Orang tua Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal di Jepang Josi Putri Cahyani (23) menyebut anaknya sebelum meninggal, sempat diculik.

Hal ini diutarakan ibu kandung korban Dasmawati (40) saat dihubungi TribunPadang.com.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved