Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Kronologi Ketua BEM FMIPA UNS Dihajar Sopir Kampus, Pak Satpam Cuma Melihat

Ketua BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret (FMIPA UNS), M Khoirul Umam, menjadi korban penganiayaan

Editor: muslimah
mahfira putri maulani
M Khoirul Umum (baju hitam) usai melaporkan Oknum Sopir FMIPA UNS terkait dugaan penganiayaan, dan ancaman pembunuhan di Mapolresta Surakarta, Kamis (24/8/2023) 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Ketua BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret (FMIPA UNS), M Khoirul Umam, menjadi korban penganiayaan oleh seorang tenaga kependidikan (tendik) kampus setempat.

Penganiayaan itu menimpa Khoirul, mahasiswa Program Studi (Prodi) Fisika di fakultas setempat, pada Rabu (23/8) menjelang magrib.

Khoirul dianiaya beberapa kali oleh seorang sopir bernama Yudo Prihandono, yang telah bekerja di UNS sejak 2015 lalu.

Atas kejadian itu, Khoirul melaporkan Yudo ke Mapolresta Solo. Laporan itu terkait dugaan penganiayaan, dan ancaman pembunuhan.

Baca juga: Foto 2 Bayi Tertukar saat Dipertemukan dalam Suasana Haru, Diangkat Jadi Anak Asuh Polres Bogor

Baca juga: Pembunuh Dosen UIN Solo 2 Hari Merancang Balas Dendamnya, Beraksi saat Tengah Malam

Ditemui usai melapor, korban menceritakan penganiayaan itu bermula saat BEM MIPA tengah menggelar kegiatan Ormawa atau pengenalan organisasi mahasiswa, pada Rabu siang pukul 14.00.

BEM mengangkat tema pergerakan tentang isu-isu yang terjadi di kampus UNS.

Sekira pukul 15.00, BEM mendapatkan panggilan dari pihak Dekanat.

Korban yang merupakan ketua BEM FMIPA bertemu dengan pihak rektorat, yang datang menggunakan mobil bersama terlapor.

Setelah perjalanan pulang dari rektorat, korban duduk di bangku penumpang depan dan di sebelah pelaku.

Sementara Dekan dan Wakil Dekan duduk di belakang.

"Sopirnya bertanya kepada saya, ‘Mas orang mana?’ Saya jawab, ‘Orang Tangerang’. Dia bilang, “Kamu tahu attitude orang Solo enggak, sini saya ajari’. Langsung saya dipukul di rahang sebelah kanan," kata Khoirul kepada wartawan, Kamis (24/8).

Adanya aksi tempeleng itu, sambung Khoirul, langsung direda oleh Dekan.

Dekan meminta Yudo tak melakukan kekerasan.

Setelah sampai ke FMIPA, Khoirul menuturkan, terlapor kembali menganiayanya.

Pelaku beberapa kali memukul korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved