Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Sekolah Animasi SMK Raden Umar Said Kudus Kembangkan Digitalisasi Pendidikan

Berbagai dukungan mengalir kepada SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus dalam rangka mendukung program digitalisasi pendidikan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bank Mandiri menyalurkan bantuan kepada sekolah internasional binaan Djarum Faundation Bakti Pendidikan SMK Raden Umar Said Kudus untuk pengembangan digitalisasi pendidikan, Selasa (29/8/2023). 

"Harapan kami bisa terus mendukung pelajar Indonesia dibidang digitalisasi pendidikan, termasuk pelajar di SMK RUS. Program ini sejalan dengan program yang dijalankan oleh Djarum Foundation dalam mendukung kemajuan pendidikan," ujar dia.

Baca juga: Video Animasi Tingkatkan Keterampilan Menyimak Siswa

Susana Indah menambahkan, level di tingkat sekolah harus tahu digitalisasi, termasuk mengenalkan Livin kepada pelajar dengan beragam manfaat di dalamnya. Di antaranya untuk transaksi digital, mendukung kemudahan operasional sehari-hari, serta melatih dan membiasakan diri hidup lebih mudah dalam menjalankan aktivitas harian. 

"Pembayaran, menabung, investasi, boking hotel, pembelian tiket pesawat, hingga berwisata pun bisa dilakukan dengan digitalisasi. Teman-teman SMK bisa belajar dengan digitalisasi untuk belajar lebih luas," ucapnya. 

Selain itu, Bank Mandiri terus aktif mendorong pertumbuhan literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air, khususnya menyasar generasi muda tingkat pelajar.  

Potensi generasi muda khususnya di dalam ekosistem pendidikan dapat diwujudkan melalui program dukungan pendidikan dan digitalisasi sekolah lewat kolaborasi bersama Djarum Foundation.

Direktur Program Djarum Foundation Bakti Pendidikan, Primadi Herwantoro Serad menuturkan, di Kabupaten Kudus ada 18 SMK yang dibina Djarum Foundation. Satu di antaranya adalah SMK RUS dengan pengembangan tiga program keahlian. 

Dia berharap, bantuan dari Bank Mandiri bisa dimanfaatkan betul untuk pengembangan digitalisasi pendidikan sekolah. Sekaligus mendukung keterserapan lulusan di dunia industri dengan cara mencetak SDM yang profesional.

"Saya lihat saat ini lulusan SMK RUS 80 persen bekerja di dunia industri. Selain itu, kami juga harapkan pembayaran transaksi di sekolah semua pakai digital, kantin-kantin pembayaran digital, dan jangan sampai lulus SMK malah terjaring Pinjol," tuturnya. (Sam)
 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved