Berita Semarang
Rakornas Japelidi: Penegasan Komitmen untuk Literasi Digital Indonesia
Komunitas Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional di Gedung Magister Ilmu Komunikasi (MIK)
Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komunitas Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional di Gedung Magister Ilmu Komunikasi (MIK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Kegiatan dilaksanakan di Kampus Undip Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (1/9/2023) hingga Minggu (3/9/2023).
Disampaikan oleh Novi Kurnia selaku Koordinator Japelidi dalam kegiatan ini Japelidi menegaskan komitmen untuk semakin fokus dalam upaya meningkatkan literasi digital warganet Indonesia di berbagai bidang.
"Japelidi merupakan komunitas literasi digital yang beranggotakan 222 orang dari berbagai wilayah baik di Indonesia maupun di luar negeri," ungkapnya berdasarkan rilis yang diterima Tribun Jateng pada Rabu (6/9/2023).
Para pegiat ini sebagian besar berasal dari latar belakang akademisi dan peneliti meskipun terdapat pula kalangan profesional di dalamnya.
Rakornas yang dikemas sebagai Lokakarya Penguatan Model Literasi Digital di Indonesia ini diikuti 85 anggota secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring).
Sejumlah topik menjadi pokok pembahasan termasuk evaluasi program-program yang sudah dilakukan Japelidi sejak 2017 dan rencana program di masa mendatang.
"Japelidi masih tetap konsisten dengan kegiatan literasi digital dan akan selalu bersikap independen atas dasar kesukarelaan," ujar Novi.
Langkah ini diambil agar Japelidi tetap pada marwahnya sebagai komunitas yang berangkat dari niat untuk mengabdikan ilmu dan pengetahuan bagi masyarakat.
Novi mengatakan Japelidi sudah berkontribusi dalam berbagai kegiatan literasi digital baik yang dilakukan secara mandiri maupun berkolaborasi dengan berbagai pihak yang juga peduli pada literasi digital.
Program tersebut antara lain berbagai penerbitan buku panduan literasi digital, Program Kampanye Lawan Hoax Covid-19, Program Makin Cakap Digital yang bekerjasama dengan Siberkreasi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta berbagai program literasi digital yang didukung oleh Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya.
“Kegiatan itu belum termasuk berbagai kegiatan seminar dan pelatihan baik yang langsung menggandeng Japelidi maupun yang melibatkan anggota-anggota kami yang memiliki kepakaran yang beragam,” kata Novi dalam kegiatan tersebut.
Co Koordinator Japelidi Santi Indra Astuti menuturkan ke depan Japelidi sudah mengantongi beberapa program literasi digital yang sedang berjalan.
Termasuk program penyusunan modul literasi digital untuk anak yang ditujukan bagi pembaca belia dan upaya penguatan literasi digital yang inklusif.
Selain itu Santi menuturkan dari rakornas ini juga lahir 44 rencana program lain baik program penelitian, sosialisasi, hingga penyusunan kerangka kurikulum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Komunitas-Jaringan-Pegiat-Literasi-Digital.jpg)