Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Terekam CCTV, Aksi Kawin Tangkap di Sumba Barat Daya NTT Viral di Media Sosial

Aksi kawin tangkap di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), terekam CCTV.

GOOGLE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, KUPANG - Aksi kawin tangkap di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), terekam CCTV.

Dua video viral di media sosial dan grup WhatsApp.

Pihak kepolisian sedang menelusuri aksi kawin tangkap tersebut.

Baca juga: Viral Mobil Dinas di Bogor Terlibat Tabrak Lari, Korban Ungkap Fakta Sebenarnya

Aksi kawin tangkap itu terekam kamera pengawas CCTV dari dua sisi yang berbeda.

Video pertama berdurasi 30 detik terekam CCTV dari rumah warga dan video kedua terekam CCTV sebuah toko berdurasi 29 detik.

video yang menunjukkan aksi kawin tangkap di Sumba Barat Daya
Tangkapan layar video yang menunjukkan aksi kawin tangkap di Sumba Barat Daya. (Tangkapan layar)

Video tersebut mempertontonkan aksi kawin tangkap sejumlah pria terhadap seorang perempuan.

Aksi ini direkam beberapa warga.

Sejumlah pria yang mengenakan pakaian adat dan bercelana pendek menangkap seorang perempuan yang berdiri dengan rekannya di samping sepeda motor di pinggir jalan raya.

Penangkapan itu terjadi ketika perempuan tersebut menunggu pengemudi kendaraan yang ditumpanginya sedang berada di dalam kios pinggiran jalan.

Rekaman dari sebelah jalan memperlihatkan sejumlah orang yang lari mengarah pada perempuan yang mengenakan sarung.

Mereka langsung menangkap perempuan yang dikabarkan berasal dari Kampung Belakang, Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Sambil memeluk korban dari belakang, sejumlah pria langsung menggendong korban ke mobil pikap warna hitam yang sudah menunggu di sisi jalan raya.

Belasan pria lain langsung meloncat ke pikap tersebut dan sang sopir langsung tancap gas.

Seorang perempuan mengenakan sarung diduga rekan korban berusaha mencegah dengan mendatangi pikap, namun ia kalah kuat dari belasan pria tersebut.

Pikap lalu tancap gas dan seorang pria lain mengejar dan ikut menumpangi pikap tersebut lalu kabur.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved