Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Warga Colo Kudus Gelar Tradisi Budaya Guyang Cekathak, Ritual Doa Meminta Hujan

Masyarakat Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus kembali menggelar tradisi budaya 'Guyang Cekathak' di kawasan lereng Gunung Muria

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Saiful Ma'sum
Pengurus Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria membawa pelana kuda Sunan Muria untuk dimandikan di Sendang Rejoso dalam tradisi budaya Guyang Cekathak, Jumat (15/9/2023). 

Mereka juga turut berdoa bersama untuk meminta anugerah Allah SWT berupa air hujan setelah pemandian pelana kuda selesai. 

Tradisi tersebut masih tetap terpelihara dengan baik, meski sudah berusia lebih dari 500 tahun. 

Masyarakat setempat meyakini bahwa melalui tradisi tersebut, sebagai upaya untuk meminta hujan setelah dilanda kemarau panjang atau kemarau ekstrem.

"Guyang Cekathak ini tradisi yang sudah lama dijaga. Kami semua berdoa agar diberikan hujan, dengan harapan bisa membawa keberkahan bagi masyarakat," tuturnya. 

Seorang warga Rohmah menyampaikan, dia sudah mengikuti tradisi Guyang Cekathak dalam beberapa tahun terakhir.

Kata dia, tradisi tersebut menjadi ciri khas warga Colo, khususnya yang tinggal di sekitar Gunung Muria sebagai tradisi tahunan. Dilakukan biasanya pada pertengahan September atau Oktober yang ada Jumat Wage.

"Ini tradisi warga sekitar Gunung Muria bersama pengurus yayasan. Tujuannya untuk minta hujan, dan ada rangkaian kegiatannya," ujar dia. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved