Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Kisah Imam, Anak Petani Lulusan S3 Kampus Luar Negeri, Bikin Game Mikro untuk Media Pembelajaran

Meski berasal dari keluarga petani di Klaten, namun Imam F Rahmadi berhasil menempuh pendidikan tinggi hingga luar negeri. Ia lulus S3 dari Austria

Editor: Muhammad Olies
Ist/Tribun Solo
Sosok Imam yang kini lulus S3 setelah dapat beasiswa 

Ia lalu berkeinginan melanjutkan S3 di luar negeri, hingga dia mencoba mencari informasi terkait beasiswa.

Imam akhirnya mendapat informasi adanya beasiswa dari Kementerian Pendidikan di Indonesia yang bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan Austria.

"Ada teman dosen yang kuliah di luar negeri kasih informasi beasiswa itu, sebelumnya juga ikut program talent scouting dari Dikti.

Lalu di prioritaskan ikut Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris (PKBI) selama 3 bulan," jelasnya.

Baca juga: Inilah Sosok Menus, Bule Kaya di Italia Dinikahi Anak Petani, Bahagia Hidup Sederhana Bersama Kanon

Berangkat ke Austria tahun 2019, Ia merampungkan studi di Department of Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) Education tahun 2023.

Disertasinya berjudul Exploratory Studies of User-generated Micro games for Supporting Learning (Studi Eksplorasi Game Mikro Buatan Pengguna untuk Mendukung Pembelajaran), membuatnya meraih gelar PhD.

"Tesis saya tentang game kecil untuk mendukung pembelajaran, singkat namun penuh makna dan menyenangkan," kata Imam.

Ketersediaan game mikro buatan pengguna Internet (user-generated microgames) yang semakin banyak dan mudah ditemukan pada platform pembelajaran terbuka (open learning platform), namun masih minim digunakan untuk mendukung pembelajaran. 

“Riset yang saya lakukan didasari atas keprihatinan akan kondisi pembelajaran khususnya pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar di Indonesia,” tuturnya.

Temuan penelitian sendiri berimplikasi kepada para pengguna (users) platform pembelajaran terbuka untuk memperhatikan tujuan pembelajaran, karakter terbaru, dan kemungkinan bermain bersama dalam mengembangkan game mikro. 

Bagi pengajar sendiri, mereka dapat memanfaatkan game mikro buatan pengguna secara kreatif baik untuk menyampaikan materi pembelajaran, menguasai keterampilan, atau meningkatkan literasi.

Penelitiannya pun melibatkan 4 guru Sekolah Dasar di Indonesia dimana tersebar di Jakarta, Depok, Pangkal Pinang, dan Madura.

Imam saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan juga founder Akademik Ekselen Indonesia (Akselensia), selesai menempuh pendidikannya ia ingin meningkatkan kualitas akademik di Indonesia dalam makna seluas-luasnya.

Baik keterampilan berfikir, menulis, penelitian, maupun publikasi ilmiah.

"Ke depan saya terpikir mengembangkan edukasi STEM, baik di Klaten maupun di Bangka Belitung tempat asal Istri," pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Anak Petani di Klaten Lulus S3 di Austria, Dulu Nyantri Kini Melebihi Ekspektasi Ortu: Sampai Puncak

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved