Breaking News
Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Hal yang Harus Diperhatikan Apabila Punya Permasalahan Terkait Kesuburan Pada Wanita

Gangguan kesuburan pada pasangan yang tak kunjung memiliki momongan kerap kali ditujukan pada perempuan.

Tayang:
Penulis: amanda rizqyana | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
dr. Arie Sutanto, Sp.OG.(K)., Subsp.F.E.R., selaku dokter spesialis kandungan Semarang Medical Center (SMC) Rumah Sakit (RS) Telogorejo Semarang saat melakukan Talkshow Meningkatkan Kesuburan pada Wanita di Atrium Ciputra Mall Semarang pada Sabtu (23/9/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gangguan kesuburan pada pasangan yang tak kunjung memiliki momongan kerap kali ditujukan pada perempuan.

Padahal, faktor penentu kesuburan merupakan kedua belah pihak, baik pihak perempuan maupun pihak laki-laki.


Meski demikian, sebagai pihak yang akan menjadi tempat pertumbuhan dan hidup embrio hingga menjadi janin, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan perempuan terkait kesuburan.


Disampaikan oleh dr. Arie Sutanto, Sp.OG.(K)., Subsp.F.E.R., selaku dokter spesialis kandungan Semarang Medical Center (SMC) Rumah Sakit (RS) Telogorejo Semarang, infertilitas dalam dunia medis merupakan gangguan kesuburan pada wanita.


"Secara terminologi, infertilitas merupakan kondisi di mana pasangan yang dalam rentang waktu satu tahun melakukan hubungan suami-istri tanpa alat kontrasepsi namun belum mengalami kehamilan," terangnya.


Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan Talkshow Meningkatkan Kesuburan pada Wanita di Atrium Ciputra Mall Semarang pada Sabtu (23/9/2023).


Pada kesempatan tersebut, dr. Arie menjelaskan bahwa kasus infertilitas pada pasangan secara persentase mencapai 10-15 persen.


Selain itu, penyebab terjadinya gangguan kesuburan pun bermacam-macam, seperti gangguan hormonal, stres, gangguan psikis.


"Hingga adanya gangguan terbukanya serviks atau pada lendir serviks," tambah dr. Arie.


Ia juga menerangkan bahwa gangguan yang menghambat kesuburan antara lain tumor pada rahim dan pertambahan usia juga mempengaruhi tingkat kesuburan.


Adapun faktor lainnya ialah gaya hidup tidak sehat pada individu, seperti begadang maupun kurang waktu istirahat, konsumsi rokok dan alkohol.


Dokter Arie berpesan agar individu maupun pasangan yang menginginkan keturunan agar menghindari konsumsi rokok, bahkan bila perlu berhenti.


"Seorang perokok aktif maupu pasif bisa mengganggu kesuburan dan berdampak padad kesehatan," tutur dr. Arie.


Selain hal tersebut, ia juga berpesan agar menghindari aktivitas seksual berisiko dengan berganti pasangan.


Pasalnya aktivitas seksual berisiko tersebut dapat menyebabkan penyakit menular seksual yang berdampak pada kesuburan.


(arh)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved