Berita Blora
Pemkab Blora Libatkan Pemuda Bahas RPJPD, Mayoritas Masih Keluhkan Infrastruktur Jalan & Pendidikan
Harapan pemuda Blora dalam merubah wajah Kota Sate itu kini kian terbuka. Pasalnya, Pemkab Blora membuka pintu kepada masyarakat
Penulis: ahmad mustakim | Editor: muh radlis
Diketahui, tahun 2022, harapan sekolah di Blora menunjukan angka 12,44 tahun.
Dirinya mengakui, dari seluruh sarana prasarana yang sudah diupayakan dimana Pemkab Blora berkomitmen memenuhi sarana pendidikan, menyelesaikan pendidikan SMA hingga awal perguruan tinggi.
‘’Akan tetapi rata-rata lama sekolah menunjukan 7,01 tahun yang berarti baru mampu menyelesaikan pendidikan di kelas 1 SMP. Ini jadi atensi kami dan terus mendorong pendidikan Blora,’’ tegas Arief Rohman.
Terpisah, salah satu pemuda Blora asal Kecamatan Ngawen, Za’iimul Chanief menyampaikan gagasannya soal pendidikan di Blora.
Menurutnya, pendidikan tak kalah pentingnya dengan infrastruktur. Ia mengatakan upaya pemerintah untuk pengentasan anak tidak sekolah (ATS) dan program pembangunan SDM lain layak diapresiasi.
‘’Guna menyiapkan Indonesia emas di Blora, yang paling penting untuk disiapkan adalah SDM sebagai pelaku di masa mendatang," tutur pemuda Blora yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia itu.
"Saya berharap agar program-program yang mengarah ke pendidikan dan peningkatan kualitas SDM dapat menjadi fokus pemerintah untuk menyiapkan Indonesia Emas di Blora tercinta,’’ pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pemkab-Blora-melalui-Bappeda-setempat-menggelar-sarasehan-menuju-Blo.jpg)