Berita Internasional
Hamas Tangkap Banyak Perwira Senior Militer Israel, Akan Dijadikan Bahan Negosiasi
Kelompok militan Palestina, Hamas menangkap banyak tentara Israel dalam serangan besar-besaran sejak Sabtu (7/10/2023).
TRIBUNJATENG.COM - Kelompok militan Palestina, Hamas menangkap banyak tentara Israel dalam serangan besar-besaran sejak Sabtu (7/10/2023).
Dari banyaknya tentara Israel yang ditangkap, sejumlah tentara di antaranya merupakan perwira senior.
“Kami memiliki sejumlah besar tawanan Israel, di antaranya adalah perwira senior,” kata wakil ketua Hamas, Saleh al-Arouri kepada Al Jazeera pada Sabtu.
Dilaporkan, Hamas akan menggunakan para tentara Israel yang tertangkap, terutama para perwira tinggi, untuk menegosiasikan pertukaran tahanan bagi semua warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Yerusalem Barat.
Baca juga: Komandan Brigade Israel Letkol Yonathan Tewas saat Baku Tembak dengan Pejuang Hamas
Saleh al-Arouri menambahkan, para tawanan tersebut akan digunakan sebagai alat untuk memaksa pembebasan warga Palestina yang dipenjara di Israel.
Saleh juga menyerukan seruan buat para warga dan militer Palestina yang ditahan Israel kalau peluang mereka bebas akan semakin besar.
“Mengenai tahanan kami, saya katakan, kebebasan Anda semakin besar. Apa yang kami miliki akan membuat Anda dibebaskan. Semakin lama pertempuran berlanjut, semakin tinggi pula jumlah tahanannya.”
Sebuah laporan radio publik mengindikasikan, para tawanan ditahan di tiga komunitas di Israel dan beberapa tahanan hilang dan kemungkinan telah dipindahkan ke Gaza.
Hamas Sebut Hari Pertempuran Terbesar
Hamas melancarkan serangan mendadak terhadap Israel pada hari Sabtu, menembakkan roket dari Gaza dan mengerahkan pasukan darat di beberapa kota dan pangkalan militer Israel.
Hingga Minggu malam, lebih dari 300 warga Israel dan lebih dari 300 warga Palestina telah terbunuh, menurut angka resmi.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk membalas aksi Hamas.
“Musuh kita akan membayar harga yang belum pernah diketahuinya. Kami sedang berperang dan kami akan memenangkannya,” sesumbar Benjamin Netanyahu.
Militer Israel membalasnya dengan serangan udara di Gaza dan mengklaim telah membunuh puluhan militan Palestina yang mencoba menyusup ke negara itu melalui laut.
Kementerian Kesehatan Gaza awalnya melaporkan 198 korban meninggal dan lebih dari 1.600 orang terluka.
BREAKING NEWS, PM Thailand Paetongtarn Shinawatra Dicopot |
![]() |
---|
6 Buronan Paling Dicari Sri Lanka Ditangkap di Indonesia |
![]() |
---|
Bermula Beli Apartemen 4 Kamar, Pria 32 Tahun Tersiksa Ngaku Tak Bisa Tidur Selama 2 Tahun |
![]() |
---|
Sengketa Lahan, WNI Ditembak di Timor Leste |
![]() |
---|
Pesta Pernikahan Berakhir Tragis, Pengantin Pria Tewas Kena Tembakan Perayaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.